in

Sambil Pameran Foto, BOB Gelar Coaching Clinic Videografi

Konten yang menarik dapat dihasilkan dengan berbagai cara namun harus jelas konsep dan tujuannya.

Coaching clinic bertema Hunting Pasar dan Bersuka Ria Merekam Kota di Kota Lama Semarang, Rabu (28/9/2022). (ajie mahendra/jatengtoday.com)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Badan Otorita Borobudur (BOB) menggelar coaching clinic mengenai kreativitas videografi

Pelatihan yang digelar di Gedung Outdetrap di Kawasan Kota Lama Semarang, Rabu (28/9/2022) ini merupakan bagian dari pameran foto bertajuk Jiwaimaninasi yang dibuka hingga 2 Oktober 2022 mendatang.

Ada dua narasumber yang mengisi coaching clinic Hunting Pasar dan Bersuka Ria Merekam Kota ini. Yakni Conten Kreator Bagus ‘Tikus’ dan Tour Organizer Yogi Fajri.

Pada kesemparan itu, Bagus ‘Tikus’ mengatakan, media sosial saat ini menjadi tempat yang banyak dikunjungi masyarakat untuk mendapatkan berbagai informasi maupun rekomendasi.

“Saat ini masyarakat mendapatkan informasi penting dari sosial media, seperti rekomendasi kuliner, tempat wisata atau nongkrong hingga barang. Karena itu, setiap kanal-kanal media sosial harus menciptakan konten yang menarik agar relasi dan viewersnya bertambah,” ujarnya.

Konten yang menarik dapat dihasilkan dengan berbagai cara namun harus jelas konsep dan tujuannya karena untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

“Pengolahan konsep dan cerita sebuah konten akan menentukan kanal media sosial menjadi menarik. Pola komunikasi yang bagus juga akan memberikan dampak, seperti mendapatkan Engagement hingga followers,” bebernya.

Acara ini membahas sejumlah topik, seperti teknik dasar videografi, pencahayaan dan lainnya.

Selain itu akan ada sesi berbagi ilmu maupun cerita dari peserta yang merupakan para Conten Creator di Semarang dan sekitarnya.

Kegiatan yang digelar selama dua hari ini akan diisi juga dengan praktek lapangan, dimana peserta akan berkeliling sekitar lokasi pameran Jawaimajinasi untuk membuat konten.

Hasil dari praktek tersebut akan dibahas bersama-sama sebagai bahan evaluasi.  

Bagus berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi para penggiat media sosial maupun Conten Crator, baik pemula maupun profesional.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi lahan untuk bertukar pikiran serta pengalaman dengan sesama peserta.

“Nantinya tidak hanya belajar namun juga bertukar ilmu dengan para creator-creator, dimana mereka juga memliki Insight dan pengalaman yang beragam. Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif, terutama mempromosikan daerah, baik sisi pariwisata dan lainnya,” harapnya.

Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) berharap, para pegiat media sosial khususnya di Kota Semarang kedepannya dapat lebih meningkatkan kemampuan dalam promosi dalam bidang kepariwisataa melalui konten media sosial yang berkualitas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *