in

Pramuka Terpanggil Bantu Lawan Corona

SEMARANG (jatengtoday.com) – Masa pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir mengundang kepedulian sejumlah elemen. Tak kecuali Pramuka di Jawa Tengah yang terus bergerak dalam penanganan virus asal Wuhan, Tiongkok tersebut.

Hal itu terungkap dalam siaran live Instagram Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah Siti Atikoh Ganjar Pranowo, bersama Ketua Pramuka Peduli Kota Semarang, Pongky, Jumat (8/5/2020). Selama sekitar satu jam, terungkap banyak hal yang telah dilakukan Pramuka.

“Kwarcab Kota Semarang merasa terpanggil untuk bergerak dalam melawan Covid-19, sejak awal kemunculan Maret lalu,” ujar Pongky.

Dikatakan, awalnya mereka membagikan masker dan hand sanitizer yang saat itu sulit diperoleh. Kalau pun ada, harganya terhitung mahal. Upaya mereka tak berhenti. Kini Pramuka Peduli Kota Semarang sudah membuat program Lumbung Kemanusiaan. Melalui program tersebut pihaknya bergerak membantu masyarakat yang terdampak.

“Kami punya 500 satgas relawan Pramuka Peduli yang tersebar di tiap ranting. Mereka yang akan memantau langsung di lapangan, dan memberikan laporan kondisi masyarakat,” paparnya.

Pongky menyebut, pihaknya sudah menyalurkan bantuan ribuan paket sembako kepada masyarakat terdampak.

“Tahap pertama ada ribuan paket sembako yang kami salurkan. Untuk tahap kedua ini juga sudah ada 1.000 paket yang sudah disalurkan,” imbuhnya.

Bukan hanya bantuan paket sembako. Saat ini para anggota Pramuka tengah menyiapkan program ketahanan pangan. Di antaranya budidaya ikan lele dan menanam singkong.

“Untuk lele sudah kita buatkan kolam pakai drum. Dan saat ini kita juga menyiapkan lahan untuk tanam singkong. Kebetulan kita dapat bantuan 300 bibit,” ungkapnya.

Gerakan Pramuka Peduli, kata Pongky, akan berlangsung hingga masa pandemi Covid-19 berakhir.

“Tidak hanya sampai Juni atau Juli tapi sampai akhir tahun. Bagaimana dengan tahun depan, ya kita mulai lagi,” tegasnya.

Ketua Kwarda Jateng Siti Atikoh menyambut baik gerakan Pramuka Peduli Kota Semarang, dan daerah lain di Jawa Tengah. Mereka tak lelah bergerak melakukan kegiatan kemanusiaan.

“Saya mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pramuka di daerah-daerah di Jawa Tengah yang peduli dalam melawan Covid-19, dan membantu sesama,” tuturnya.

Ia berpesan bahwa pramuka memang sudah seharusnya memiliki rasa tenggang rasa, terutama di saat pandemi kali ini. Pramuka dituntut kreatif dan inovatif dalam menyikapi kondisi yang dihadapi. (sir)

editor: ricky fitriyanto

Ajie MH.