in

PGN Resmikan Gas Bumi di RSUP dr. Sardjito, Dukung Green Hospital dan Efisiensi Energi di Yogyakarta

YOGYAKARTA (jatengtoday.com)– PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus memperluas pemanfaatan gas bumi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Terbaru, PGN meresmikan operasional instalasi gas bumi di RSUP dr. Sardjito, Sleman, sebagai bagian dari pengembangan konsep Green Hospital sekaligus mendukung layanan kesehatan yang lebih efisien, andal, dan berkelanjutan.

Pemanfaatan gas bumi di salah satu rumah sakit rujukan nasional tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung operasional fasilitas kesehatan yang membutuhkan pasokan energi stabil selama 24 jam setiap hari.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, mengatakan sektor kesehatan merupakan layanan publik vital yang membutuhkan dukungan energi yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

“Rumah sakit merupakan layanan publik vital yang membutuhkan dukungan energi yang stabil, efisien, dan berkelanjutan. Pemanfaatan gas bumi di RSUP dr. Sardjito menjadi bagian dari upaya bersama mendukung transformasi layanan kesehatan yang lebih ramah lingkungan,” ujar Hery usai meresmikan operasional instalasi gas bumi di RSUP dr. Sardjito, Yogyakarta.

Dukung Ketahanan Energi Nasional

Menurut Hery, pengembangan infrastruktur gas bumi tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat kemandirian energi nasional dan mendorong pemanfaatan energi domestik yang lebih berkelanjutan.

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN terus menjalankan peran strategisnya dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui empat pilar utama, yakni Availability (Ketersediaan), Accessibility (Aksesibilitas), Affordability (Keterjangkauan), dan Acceptability (Penerimaan).

Hery menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada PGN dalam mendukung kebutuhan energi RSUP dr. Sardjito.

“Kami berharap pemanfaatan gas bumi ini dapat mendukung efisiensi operasional rumah sakit sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih rendah emisi,” katanya.

Ia menjelaskan, gas bumi yang disalurkan PGN sebagian besar berasal dari sumber energi domestik. Hal ini turut membantu mengurangi ketergantungan terhadap energi impor sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya energi nasional.

Selain itu, gas bumi dinilai memiliki tingkat efisiensi yang lebih baik dengan emisi yang lebih rendah dibandingkan bahan bakar minyak, sehingga dapat mendukung target pengurangan emisi di sektor pelayanan publik.

Konsumsi Capai 30.000 Meter Kubik per Bulan

General Manager Sales and Operation Region III PGN, Hedi Hedianto, mengungkapkan proses pembangunan dan pemasangan instalasi gas bumi di RSUP dr. Sardjito berlangsung selama kurang lebih delapan bulan.

Gas bumi tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung operasional boiler serta kebutuhan dapur rumah sakit yang menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan.

“Pemanfaatannya diperkirakan mencapai sekitar 30.000 meter kubik gas per bulan. Dengan pembakaran yang lebih efisien dan pasokan yang stabil, kami berharap pemanfaatan gas bumi di RSUP dr. Sardjito dapat terus berkembang,” ujar Hedi.

Menurutnya, penggunaan gas bumi tidak hanya memberikan manfaat dari sisi efisiensi energi, tetapi juga membantu meningkatkan keandalan operasional fasilitas kesehatan yang membutuhkan pasokan energi tanpa gangguan.

RSUP dr. Sardjito Kurangi Ketergantungan Solar

Sementara itu, Direktur Layanan Operasional RSUP dr. Sardjito, dr. Riat El Khair, menyambut baik kerja sama pemanfaatan gas bumi yang dilakukan bersama PGN.

Ia mengatakan penggunaan gas bumi menjadi bagian dari upaya rumah sakit untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar secara bertahap, khususnya untuk kebutuhan boiler dan dapur gizi.

“Selama ini penggunaan solar cukup besar, baik untuk boiler maupun kebutuhan dapur gizi. Dengan adanya gas bumi, kami berharap operasional rumah sakit menjadi lebih efisien dan mendukung pengembangan Green Hospital,” kata Riat.

Menurutnya, kebutuhan energi RSUP dr. Sardjito sangat besar mengingat rumah sakit tersebut memiliki kapasitas hampir 1.000 tempat tidur dengan aktivitas pelayanan yang berlangsung selama 24 jam setiap hari.

Pemanfaatan gas bumi diharapkan mampu meningkatkan efisiensi biaya operasional sekaligus mendukung penerapan konsep rumah sakit yang lebih ramah lingkungan.

Percepat Transisi Energi di Sektor Layanan Publik

PGN berharap keberhasilan implementasi gas bumi di RSUP dr. Sardjito dapat menjadi contoh bagi fasilitas layanan publik lainnya, khususnya rumah sakit, dalam memanfaatkan energi yang lebih bersih dan efisien.

Langkah ini juga menjadi bagian dari dukungan PGN terhadap transisi energi nasional, peningkatan efisiensi operasional fasilitas publik, serta pembangunan rendah emisi yang berkelanjutan.

Dengan semakin luasnya pemanfaatan gas bumi di sektor kesehatan, PGN optimistis kontribusi energi gas bumi akan semakin besar dalam mendukung layanan publik yang andal sekaligus mewujudkan target pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (*)