in

Peringati HGN, Ribuan Guru di Jateng Flashmob Berpakaian Adat Nusantara

Peringatan HGN ini juga dimeriahkan dengan pameran pendidikan dengan talent dari 36 sekolah di wilayah Jateng.

Guru dan tenaga pendidik di Jateng melakukan flashmob mengenakan pakaian adat nusantara di GOR Jatidiri Semarang.
Para guru tengah flashmob mengenakan pakaian adat nusantara di GOR Jatidiri Semarang. (baihaqi/jatengtoday.com)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Sekitar 1.000 guru dan tenaga pendidik di wilayah Jawa Tengah melakukan flashmob dengan mengenakan pakaian adat nusantara di GOR Jatidiri Semarang, Sabtu (25/11/2023).

Kegiatan tersebut dikoordinir Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jateng dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2023. Sebelum flashmob, ribuan guru dan tenaga pendidik melaksanakan upacara.

Peringatan HGN ini juga dimeriahkan dengan pameran pendidikan dengan talent dari 36 sekolah di wilayah Jateng. Banyak praktik-praktik baik yang dipamerkan dalam stand peserta.

Kepala BBGP Jawa Tengah Darmadi S.Pd., M.Pd., mengatakan, rangkaian peringatan HGN yang bertempat di Kota Semarang ini sudah berlangsung sejak tiga hari lalu.

Kepala BBGP Jawa Tengah Darmadi S.Pd., M.Pd.,
Kepala BBGP Jawa Tengah Darmadi S.Pd., M.Pd. (baihaqi/jatengtoday.com)


Pada 22–24 November 2023 sudah terlaksana kegiatan Pekan Bukti Karya Kombel dengan 300 peserta. Sementara pada 23–24 juga ada kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru dengan jumlah peserta 491 guru dan tenaga pendidik.

“Acara di Semarang ini rangkaiannya sudah dimulai sejak hari Rabu dan puncaknya hari ini, diikuti sekitar 1.000 orang,” ujar Darmadi.

Selain itu, masih ada acara menyaksikan siaran langsung puncak Hari Guru Nasional 2023 di kanal YouTube Kemendikbud RI, Sabtu (25/11/2023) pukul 15.00 WIB sampai selesai.

Darmadi berpesan agar para guru terus bertransformasi untuk meningkatkan layanan pembelajaran. Menurutnya, guru perlu mendorong siswanya untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki.

“Harapan saya, pendidikan di Jateng terus maju, salah satunya ditandai dengan terus meningkatnya skor rapor pendidikan,” ucapnya. (*)

editor : tri wuryono 

Baihaqi Annizar