in ,

Penerbangan Rute Adi Soemarmo-Halim Sudah Normal

BOYOLALI (jatengtoday.com) – Penerbangan rute Bandara Adi Soemarmo Solo-Halim Perdanakusuma Jakarta maupun sebaliknya kembali normal pascapenutupan sementara akibat banjir di Jakarta, Rabu (1/1) kemarin. Hari ini ada empat penerbangan dengan rute tersebut.
“Hari ini penerbangan dari Halim-Solo-Halim operasionalnya sudah normal kembali,” kata Pejabat Humas PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Danar Dewi, Kamis .
Ia mengatakan ada empat penerbangan dengan rute tersebut, yaitu tiga dari maskapai penerbangan Citilink dan satu dari Batik Air.
“Untuk maskapai dari Citilink dengan nomor penerbangan QG 120/121, QG 122/123, dan QG 126/127. Sedangkan dari Batik Air dengan nomor penerbangan ID 7041/7040. Seluruhnya dengan rute Halim-Solo-Halim,” lanjutnya.
Terkait penutupan, tepatnya pada Rabu (1/1) ada satu maskapai yang terkena dampak, yaitu Citilink. “Pada hari tersebut ada dua jadwal penerbangan Citilink yang semuanya dilakukan “refund” atau pengembalian uang tiket maupun “resched” atau penjadwalan ulang,” Danar menambahkan.
Ia mengatakan untuk jadwal penerbangan pertama Citilink pada hari ini yaitu pukul 07.50-08.45 WIB dengan nomor penerbangan QG120/121. Berdasarkan catatan, untuk penerbangan tersebut membawa sebanyak 80 penumpang.
“Penerbangan yang kedua yaitu pukul 11.10-11.40 WIB, dengan nomor penerbangan QG 122/123. Penerbangan ini membawa 147 penumpang,” katanya.
Permohonan Maaf
Sementara, Presiden Direktur Angkasa Pura (AP) II, Muhammad Awaluddin menyampaikan permohonan maaf atas terganggunya aktivitas di Bandara Halim. “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul di Halim Perdanakusuma, sehingga penerbangan sempat dipindahkan ke Soekarno-Hatta. Pengalihan penerbangan berjalan lancar, dan pada hari ini Halim Perdanakusuma sudah kembali beroperasi normal,” kata Awaluddin, dalam pernyataan tertulis.
Saat Banda Halim ditutup, AP II sebagai pengelola memutuskan untuk memindahkan sebagian penerbangan ke Soekarno-Hatta. Hal itu dilakukan karena AP II mengimplementasikan multi-airport system, sehingga kedua bandara tersebut dapat saling mendukung.
Dari pemeriksaan yang sudah dilakukan, AP II tidak menemukan masalah pada fasilitas, peralatan, dan runway di Bandara Halim. Genangan air juga sudah tidak ada di landasan pacu, sehingga runway dengan dimensi 3.000 x 45 meter dapat digunakan sepenuhnya.
AP II juga telah melakukan pembersihan terhadap serpihan benda-benda asing (FOD/foreign object debris) yang terbawa air ke landasan pacu dan area-area lain di bandara. Saat ini maskapai terjadwal yang beroperasi di Bandara Halim Perdanakusuma adalah Wings Air, Batik Air, dan Citilink untuk beberapa rute penerbangan. (ant)
editor : tri wuryono

Tri Wuryono