in

Pena Mas Ganjar Inisiatif Bantu Warga yang Kesulitan Air Bersih di Kabupaten Wonogiri

WONOGIRI (jatengtoday.com) – Sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Pergerakan Generasi Alumni Muda dan Akademisi dari UNDIP, UNNES, dan UNS (Pena Mas) Ganjar berinisiatif membantu warga yang kesulitan air bersih.

Hal tersebut diwujudkan dengan melakukan dropping 4 tangki air bersih untuk warga RW 11 Dusun Bendo, Kelurahan Pagutan, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (4/11/2023).

Wiyanto selaku Ketua RW 11 Dusun Bendo menjelaskan, warganya terdampak kekeringan akibat musim kemarau. Seperti diketahui, Kabupaten Wonogiri masuk dalam peta kekeringan meteorologis BMKG Jateng November 2023 ini.

“Kering di musim-musim kemarau berkepanjangan. Kondisi ini membaik dengan adanya bantuan dari tim relawan Pena Mas Ganjar,” katanya.

Dari dropping air bersih yang dilakukan Pena Mas Ganjar, Wiyanto menyebut sebanyak 150 lebih kepala keluarga dan 300-san jiwa di Desa Bendo bisa terbantu dan tercukupi kebutuhan hariannya.

Wiyanto pun berterima kasih kepada Pena Kas Ganjar yang telah menebarkan kepedulian dalam aksi ‘Peduli Wonogiri’ itu.

“Terima kasih sekali atas partisipasi dan kepedulian dari tim Pena Mas Ganjar yang pada kesempatan hari ini telah memberikan dropping air bersih untuk warga kami,” tuturnya.

Wiyanto mendoakan kesehatan dan kesuksesan sukarelawan Pena Mas Ganjar. Wiyanto berharap pendukung Ganjar Pranowo itu bisa menebarkan kebermanfaatan lebih luas lagi ke daerah-daerah lainnya yang membutuhkan.

“Semangat berjuang tim relawan. Semoga selanjutnya bisa memberikan manfaat yang lebih baik kepada warga masyarakat, terutama Jawa Tengah dan Indonesia pada umumnya,” tuturnya.

Sementara, Hamzah Bastian selaku penanggungjawab Pena Mas Ganjar mengatakan, bantuan tersebut disalurkan untuk merespons kebutuhan warga yang kesulitan mendapatkan persediaan air bersih di musim kemarau ini.

Hamzah menegaskan komitmen Pena Mas Ganjar untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan imbas musim kemarau berkepanjangan.

“Harapannya untuk warga agar bisa memanfaatkan air bersih ini sebaik-baiknya. Semoga cuaca bisa mendukung ke depannya. Semoga semua pihak juga bisa lebih memperhatikan masyarakat,” kata Bastian. (*)

Ajie MH.