in

Partai Golkar Siapkan Saksi Pemungutan Suara di Seluruh TPS 

Ketua BSNPG Jateng Ferry Wawan Cahyono mengatakan bahwa sebagai organ Partai Golkar Jateng tentu siap melaksanakan konsolidasi para saksi pemungutan suara pada Pemilu 2024 mendatang.

SEMARANG (jatengtoday.com) – Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) sebagai langkah koordinasi dan konsolidasi menyiapkan saksi dari berbagai unsur untuk mengawasi proses pemungutan suara di TPS pada Pemilu 2024.

“Kami kumpulkan saksi-saksi dalam rangka persiapan dan memastikan bahwa saksi dari Partai Golkar harus sudah siap biar nanti pas pemungutan suara terkoordinasi dan terkonsolidasi dengan baik,” kata Ketua Harian Partai Golkar Jateng, Wihaji usai pembukaan pelatihan saksi di Semarang, Kamis (21/8/2023).

Ia menyebut Partai Golkar menargetkan dapat meraih suara sebanyak-banyaknya di Jateng pada pemilu mendatang.

“Secara substansi ini penting dan fokus pemenangan Partai Golkar di Jateng,” ujarnya.

Pada hari pemungutan suara Pemilu 2024, lanjut dia, Partai Golkar menyiapkan dua orang saksi untuk tiap TPS.

“Harapan kita dengan saksi tersebut minimal memastikan ada pemilih Golkar di masing-masing TPS di seluruh Jateng dan saya yakin, Insyaallah ini bisa kita laksanakan,” katanya.

Ketua BSNPG Jateng Ferry Wawan Cahyono mengatakan bahwa sebagai organ Partai Golkar Jateng tentu pihaknya siap melaksanakan konsolidasi para saksi.

Menurutnya, hal ini adalah salah satu bagian dari komitmen Partai Golkar memenangi sekaligus menyukseskan Pemilu 2024.

Kegiatan koordinasi dan konsolidasi saksi dari Partai Golkar ini dibagi menjadi tiga gelombang pelaksanaan yakni di Kota Semarang, Kota Surakarta, dan Yogyakarta.

Kegiatan di Kota Semarang diikuti oleh perwakilan dari Jateng, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Kabupaten Brebes, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Grobogan.

“Pembagian ToT menjadi tiga gelombang ini semata-mata agar efektif dan efisiensi dan kualitasnya benar-benar bisa kita wujudkan secara bersama,” tandasnya. (*)

Ajie MH.