in

Nyaris Tumbang Diterjang Pandemi, Sablon Kaos Tribal Cloth Kini Lebih Eksis

Saat kasus Covid-19 mulai berkurang, dia kembali bersemangat untuk membangkitkan usaha sablonnya.

Setelah nyaris kehilangan napas saat pandemi, kini sablon Tribal_Cltoh Demak kembali dibanjiri pesanan. (istimewa)

DEMAK (jatengtoday.com) – Pandemi Covid-19 telah memorak-porandakan ekonomi. Tidak sedikit UMKM yang terseok, bahkan kehilangan napas.

Beruntung, usaha sablon kaos di Desa Temuroso, Kecamatan Guuntur, Kabupaten Demak bisa eksis meski nyaris tumbang diterjang badai pandemi.

Usahanya untuk bertahan kini membuahkan hasil. Pesanan kaos terus menyerbu hingga harus membuka lapangan kerja baru. Sablon kaos dengan brand Tribal_Cloth yang tadinya hanya punya dua pekerja, kini enam pekerja.

Pemilik sablon kaos Tribal_Cloth, Rudi Ningrat bercerita, pada awal pandemi Covid-19, tahun 2020 lalu, membuat usahanya yang dirintis sejak 2016, ngos-ngosan.

Situasi ekonomi makin sulit ketika pemerintah memberlakukan PPKM. Ketika itu, pesanan sablon kaosnya makin seret.

“Usaha ini saya dirikan sejak 2016, dan berkembang sampai punya enam (orang) karyawan. Tapi karena pandemi semuanya serba susah dan nyaris tutup,” kata Rudi, Jumat (7/1/2022).

Segala upaya terus dilakukan untuk tetap mempertahankan usahanya itu. Mulai dari promosi di komunitas-komunitas, hingga menurunkan harga jual. Tapi, usahanya terdampak pandemi yang masih melanda.

“Sekitar dua tahun saya bertahan, sampai jemput bola. Karyawan yang awalnya enam orang tinggal dua orang. Tapi kondisi masih belum stabil,” lanjutnya.

Gencarkan Promosi Online

Saat kasus Covid-19 mulai berkurang, dia kembali bersemangat untuk membangkitkan usaha sablonnya.

Dia pun gencar melakukan promisi. Paling banyak promosi lewat online. Salah satunya lewat Lapak Ganjar edisi 54 jasa sablon. Lapak Ganjar merupakan ajang promosi online di akun Instagram Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

“Akhirnya saya promosikan lewat Lapak Ganjar, instagramnya Pak Ganjar dan hari itu juga ada permintaan,” paparnya.

Permintaan saat itu, imbuhnya, dua artikel masing-masing 25 lembar kaos. Dan, sampai saat ini permintaan masih terus berdatangan. Jasa sablonnya melayani jenis manual, maupun digital.

“Kalau yang pasti ada dua artikel itu, karena yang pesan bilangnya tahu dari Lapak Ganjar. Sampai saat ini terus ada permintaan,” terangnya.

Menurutnya, Lapak Ganjar sangat membantu bagi UMKM untuk terus bangkit setelah dihantam pandemi.

“Menurut saya, Lapak Ganjar sangat membantu UMKM. Terima kasih Pak Ganjar, terima kasih Lapak Ganjar,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.