in

Meski Bukan Cagar Budaya, Gedung Kejagung Tetap Diperlakukan sebagai Heritage

JAKARTA (jatengtoday.com) – Pemprov DKI Jakarta menyebut Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) di Jalan Sultan Hasanudin Dalam, Nomor 1, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang terbakar Sabtu (22/8), belum termasuk dalam cagar budaya.
“Tapi, karena berada di kawasan pemugaran cagar budaya, Kebayoran Baru sesuai SK Gubernur tentang kawasan pemugaran tahun 1975 dan bangunannya masuk dalam kriteria dan sedang diproses sebagai cagar budaya, maka gedung itu diperlakukan sebagai ‘heritage’,” kata Kepala Bidang Perlindungan Budaya Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Norviadi Setio Husodo, Senin (24/8/2020).
Terkait dengan renovasi pasca terbakar, Norviadi menyebut karena lokasinya berada di kawasan pemugaran Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, lebih baik dilakukan konsultasi terlebih dahulu dengan Pemprov DKI melalui tim sidang pemugaran.
“Kita menjaga nih kawasan ini agar tetap terjaga kelestarian kawasannya, cagar budayanya perlu ada konsultasi dengan tim sidang pemugaran,” ucap Novriadi.
Novriadi menyatakan terkait dengan dana renovasi, nantinya dibebankan ke pihak pengelola gedung Kejagung, bukan tanggung jawab Pemprov DKI. Walau proses renovasinya harus ada konsultasi dengan tim sidang pemugaran Pemprov DKI. “Kalau kami KIB (kartu induk barang), yang inventarisir milik kejaksaan, ya berarti anggarannya dari instansi yang mengelola itu,” ucapnya.

Standar Cagar Budaya

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono sebelumnya mengatakan Gedung Utama Kejaksaan Agung yang terbakar merupakan salah satu cagar budaya. Oleh karena itu, penanganan pascakebakaran nantinya menggunakan standar perawatan cagar budaya.
“Gedung ini masuk dalam deretan catatan cagar budaya, oleh karena itu proses renovasi pembangunannya tentu harus sesuai dengan Peraturan Daerah yang dalam hal ini ditetapkan oleh Gubernur DKI Jakarta tentang Cagar
Budaya,” kata Hari di lokasi kebakaran, Minggu ​​​​​​(23/8).
Hari mengatakan, sejak awal pengamanan di gedung utama sudah sesuai dengan standar bangunan cagar budaya. Namun demikian, pihaknya mengaku menyesal insiden kebakaran itu menghanguskan salah satu cagar budaya di Jakarta.
Gedung Kejaksaan Agung di Jalan Sultan Hasanuddin Dalam No. 1, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan terbakar, Sabtu (22/8). Kebakaran melanda gedung di bagian depan yang dekat dengan jalan raya. Api pertama kali mulai menyala sekitar pukul 19.10 WIB.

Olah TKP

Polda Metro Jaya kembali melanjutkan olah tempat kejadian perkara (TKP) di gedung utama Kantor Kejaksaan Agung dengan melibatkan Tim Puslabfor Mabes Polri serta tim Inafis, Senin.
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan fokus olah TKP kemungkinan akan dilakukan di seluruh lantai di dalam gedung utama Kejaksaan Agung. Namun, katanya, tidak menutup kemungkinan fokus di lantai enam yang diperkirakan menjadi tempat sumber utama api berasal.
“Olah TKP semuanya, dari dalam terus pada titik api akan dilakukan, secara teknis mungkin nanti Kapus Labfor yang mengetahui,” kata Ade.
Selama olah TKP dilakukan di gedung yang terbakar, gedung tersebut masih ditutup dengan garis polisi, pegawai tidak dibolehkan mendekat ataupun masuk area gedung yang terbakar. (ant)
editor : tri wuryono

Tri Wuryono