in

Menang Adu Penalti atas Persak, Persibangga Juara Liga 4 Jateng 2026

Persibangga Purbalingga juara Liga 4 Jateng 2026.

SEMARANG (jatengtoday.com) — Persibangga Purbalingga sukses meraih gelar juara Liga 4 Jawa Tengah 2026 setelah menundukkan Persak Kebumen melalui drama adu penalti 12-11 (1-1) di Stadion Jatidiri, Senin (16/2/2026).

Kedua tim tampil hati-hati di babak pertama sehingga skor kacamata bertahan hingga turun minum. Persibangga akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-49 lewat sontekan Andre Aditya yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Persak.

Andre Aditya membuka gol pada final Liga 4 Jateng di Stadion Jatidiri Semarang, Senin (16/2/2026).

Persak tak tinggal diam. Mereka mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-65 melalui sepakan Ridwan Adimas. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir, memaksa pertandingan ditentukan lewat adu penalti.

Drama terjadi pada babak tos-tosan. Kedua tim saling berbalas gol hingga semua pemain mendapatkan giliran menendang.

Penentuan terjadi saat kapten Persak yang sebelumnya sukses sebagai algojo pertama, gagal menuntaskan tugasnya sebagai penendang ke-12 setelah sepakannya ditepis kiper Persibangga. Momen itu memastikan Persibangga keluar sebagai juara.

Persak Kebumen runner-up Liga 4 Jateng 2026.

Kompetisi Liga 4 Jateng 2026 sendiri resmi dibuka pada 3 Januari di Stadion Mochtar Kabupaten Pemalang lewat laga PSIP Pemalang melawan Persibas Banyumas. Turnamen tahun ini diikuti 26 klub dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Dalam perjalanan menuju final, Persibangga menyingkirkan Persiharjo Sukoharjo, sementara Persak melaju setelah mengalahkan PSIR Rembang di babak semifinal.

Plt Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah, Ahmad Riyadh, mengapresiasi kelancaran penyelenggaraan kompetisi musim ini. Ia juga memastikan dua finalis akan menjadi wakil Jawa Tengah pada ajang Liga Nusantara tingkat nasional.

“Liga 4 Jateng berjalan sukses dan lancar. Terima kasih kepada seluruh panitia. Kami akan mengawal tim Jateng di putaran nasional,” ujarnya.

Keberhasilan Persibangga menjuarai Liga 4 Jateng menjadi modal penting untuk bersaing di level nasional sekaligus membuka peluang promosi ke kasta kompetisi yang lebih tinggi. (*)