in

Light Up Yoga Jadi Cara Harris Sentraland Semarang Rayakan Earth Hour 2024

Earth Hour merupakan gerakan untuk mematikan semua lampu dan peralatan elektronik yang tidak terpakai selama 60 menit.

Tamu Harris Sentraland Semarang diajak fun Yoga dalam kegelapan sambil mengenakan glow stick. (istimewa)
Tamu Harris Sentraland Semarang diajak fun Yoga dalam kegelapan sambil mengenakan glow stick. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Harris Sentraland Semarang mengadakan acara olahraga bertajuk Light Up Yoga untuk turut mengajak masyarakat berpartisipasi dalam gerakan Eart Hour 2024.

Earth Hour merupakan gerakan lingkungan global yang diadakan setahun sekali, di mana masyarakat diimbau untuk mematikan semua lampu dan peralatan elektronik yang tidak terpakai selama 60 menit.

Tiap tahun gerakan untuk membantu kelestarian bumi ini dilakukan setiap Sabtu di minggu ke-4 bulan Maret, dari pukul 20.30–21.30.

Perayaan Earth Hour 2024 melalui Light Up Yoga diadakan Harris Sentraland Semarang bekerja sama dengan Toety Production pada 23 Maret 2024 di area outdoor swimming pool lantai 7.

Azkar Rizal Muhammad selaku Marketing & Branding Manager mengatakan, bertepatan dengan malam Earth Hour 2024, tamu dan peserta yang sudah melakukan registrasi sebelumnya diajak melakukan fun Yoga dalam kegelapan sambil mengenakan glow stick yang disediakan oleh hotel.

Glow stick sendiri merupakan semacam tongkat elastis yang terbuat dari fosfor. Jika ditekuk, glow stick akan mengeluarkan pendar cahaya warna-warni.

Dalam acara tersebut, Harris Sentraland Semarang juga melakukan penyampaian materi mengenai penghematan energi dalam kehidupan sehari-hari dan mengadakan penggalangan donasi untuk pendidikan dan kesejahteraan anak-anak jalanan melalui ISCO Foundation.

“Kami percaya dengan cara mengemas Earth Hour dalam kegiatan yang menyenangkan seperti Light Up Yoga, pesan yang ingin disampaikan mengenai kelestarian alam akan lebih mudah sampai dan selalu diingat oleh audience. Ketimbang hanya mengajak tamu dan masyarakat untuk mematikan lampu dan menyalakan lilin,” jelasnya. (*)

editor : tri wuryono 

Baihaqi Annizar