in

Lebarkan Sayap Bisnis, Anang-Ashanty Buka Gerai Ayam Goreng di Purwokerto

PURWOKERTO (jatengtoday.com) – Pasangan selebriti Anang Hermansyah dan Ashanty Hastuti melebarkan sayap bisnis ke Purwokerto dengan membuka restoran cepat saji “Ayam Asix”. Gerai ke-36 ini masih tetap memertahankan menu ayam goreng tepung sebagai sajian utama.
“Purwokerto sudah menjadi incaran untuk memperluas bisnis kami,” kata Anang Hermansyarah saat konferensi pers “Grand Opening Ayam Asix” di Purwokerto, Kamis (19/12/2019).
Dalam konferensi pers tersebut, musisi kondang itu didampingi istrinya, Ashanty Hastuti, serta keempat anak mereka, yakni Aurel, Azriel, Arsy, dan Arsya.
Anang mengakui meskipun dikatakan sebagai kota kecil, Purwokerto sudah memiliki banyak brand ternama dari Jakarta terutama di bidang kuliner yang tumbuh dan berkembang.
“Kebetulan saya ketemu partner orang Purwokerto. Jadi, kita kerja sama buka ‘Ayam Asix’ di Purwokerto,” tambahnya.
Menurut dia, restoran cepat saji “Ayam Asix” di Purwokerto itu merupakan gerai yang ke-36 dan menu yang ditawarkan pun sama dengan gerai-gerai lainnya.
Sesuai dengan namanya, “Ayam Asix” menyediakan ayam goreng tepung yang berbeda.
“Di sini dipadukan 10 sambal cocol, ada sambal mete, sambal matah, sambal original, saos Thailand, saos telur asin, saos keju, dan sebagainya. Tinggal dipilih sesuai selera, dan bisa juga beli sambalnya saja,” tutur Anang.
Sementara itu, Ashanty mengatakan kualitas bahan dan rasa di gerai “Ayam Asix” Purwokerto selalu dipantau karena semuanya harus mengikuti standar yang ditetapkan oleh pusat.
Dia mengaku Keluarga A6 (Anang, Ashanty, Aurel, Azriel, Arsy, dan Arsya) tidak hanya berjualan produk, juga mengonsumsi sajian “Ayam Asix” karena produk yang mereka jual menggunakan bahan-bahan berkualitas.
Pemilik “Ayam Asix” Purwokerto, Yusup mengatakan, kuliner ini cukup menjanjikan karena banyak penggemar keluarga A6 di Purwokerto.
“Sebelum membuka gerai ini, saya mencoba dulu produk ‘Ayam Asix’ dan ternyata memang enak. Bumbunya meresap sampai ke daging ayam bagian dalam, tepungnya pun renyah,” katanya. (ant)
editor : tri wuryono