in

Kodam Diponegoro Turut Antisipasi Krisis Pangan di Jateng-DIY

Kodam IV berupaya melakukan pengelolaan cadangan pangan serta pemanfaatan lahan pekarangan.

Jajaran Kodam IV/Diponegoro menerima kunjungan Tim Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) RI. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Kodam IV/Diponegoro tidak hanya fokus menjalankan tugas kemiliteran. Ternyata juga turut andil dalam upaya mengantisipasi krisis pangan di Jawa Tengah dan DIY.

Waaster Kasdam IV/Diponegoro Letkol Kav Muhamad Sarif Prawira Negara Matondang mengungkapkan, saat ini Jateng saja memiliki luas baku lahan sawah seluas 1.049.661 hektar yang tersebar di 29 kabupaten dan 6 kota.

Meskipun begitu, masih terdapat beberapa kendala dalam mengantisipasi ancaman krisis pangan. Antara lain soal ketersediaan pangan, distribusi pangan, komsumsi pangan, keamanan pangan, serta jaminan mutu pangan segar asal tumbuhan (PSAT).

Selama ini, kata Waaster, Kodam IV/Diponegoro berupaya mengatasi kendala tersebut. Yakni dengan melakukan pengelolaan cadangan pangan bagi pemerintah maupun masyarakat serta pemanfaatan lahan pekarangan maupun lahan marginal.

“Dengan harapan ancaman krisis pangan di wilayah Kodam IV/Diponegoro dapat teratasi,” ucap Waaster saat paparan dalam menyambut kunjungan Tim Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) RI, Jumat (4/3/2022).

Ketua tim kunjungan, Marsma TNI Andy mengatakan, tujuan dari kunjungan tersebut yakni untuk mengantisipasi adanya krisis pangan yang dapat mengancam ketahanan maupun stabilitas negara.

“Jangan sampai hal-hal yang dapat kita antisipasi di awal kita tidak melakukan itu, sehingga ujung-ujungnya menjadi krisis pangan lalu menjadi krisis politik,” ucapnya. (*)

editor : tri wuryono

Baihaqi Annizar