in

Kenzo Cup Salatiga Digadang Jadi Pencetak Atlet Tenis Meja

SALATIGA (jatengtoday.com) – Kejuaraan tenis meja bertajuk Kenzo Cup digelar di Salatiga diikuti 128 peserta. Kejuaraan berlangsung sehari itu dihelat pada  Minggu (21/1/2024) di GOR Tenis Klasemen Sidomukti Salatiga.

Penggagas turnamen, Ananta mengatakan, turnamen ini baru digelar kali pertama yang peminatnya langsung membludak. Karena keterbatasan waktu pelaksanaan, peserta dibatasi 128 orang meski pendaftar lebih dari itu.

“Turnamen ini adalah khusus untuk para pemula atau belum pernah juara dalam turnamen tenis meja. Mereka disebut ketegori D atau E dan usia tidak dibatasi. Para pendaftar datang dari berbagai kota di Jateng  seperti Semarang, Boyololi, Kabupaten Semarang, Salatiga, dan lainnya,” katanya.

Menurut Ananta yang juga pemilik  GOR Tenis Kenzo ini, dengan turnamen ini, diharapkan bisa merangsang orang untuk mencintai tenis meja. Diharapkan, pada gilirannya, animo masyarakat untuk berlatih olahraga ini menjadi tinggi dan bisa melahirkan bibit-bibit tenis meja bagi Salatiga bahkan Jawa Tengah.

Turnamen ini, hanya mempertandingkan nomor perorangan dengan hadiah jutaan rupiah.  Pertandingan menggunakan sistem gugur dengan tiga kali kemenangan gim 11. Para wasit yang dilibatkan berasal dari Persatuan Tenis Meja (PTMSI) Kota Salatiga.  Semua pertandingan diselesaikan dalam satu hari menggunakan delapan meja.

“Turnamen ini juga sekaligus memperingati satu tahun berdirinya perkumpulan Tenis Meja (PTM) Klasemen yang berlatih di GOR Kenzo. Semoga ke depan, turnamen bisa diselenggarakan setiap tahun dan peserta lebih meriah lagi,” katanya.

Ananta juga berharap dengan turnamen ini gairah pembinaan tenis meja di salatiga meningkat. Sebab sejauh ini, prestasi tenis meja Kota Sejuk ini seolah vakum di kancah Jateng apa lagi nasional.

Ketua PTMSI Salatiga Suryana Adi menyambut positif kejuaraan ini. Diakuinya, prestasi tenis meja Salatiga belum bisa bicara banyak selepas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2009 yang meraih perak atas nama Wahyuningrum.

“Kami berharap banyak klub tenis meja di Salatiga aktif melakukan pembinaan. Sebenarnya banyak klub yang ada, tetapi belum terdata secara legalitas. ke depan akan didorong untuk menggelar kejuaraan antarklub di Salatiga ini untuk merangsang pembinaan,” katanya.

Ketua PTM Klaseman Supardi mengatakan, klubnya sebenarnya sudah lama melakukan pembinaan atau menghimpun wadah bagi penghobi tenis meja di wilayah Salatiga dan sekitarnya. Hanya, baru setahun ini, menempati tempat latihan yang berbarengan dengan latihan tenis di lapangan tenis ini.

“Sementara ini kami masih menghimpun para penghobi tenis meja. Bukan tidak mungkin ke depan akan menumbuhkan minat anak-anak untuk berlatih di sini. Intinya, kami ikut memasyarakatkan tenis meja agar ke depan muncul bibit prestasi,” tandasnya. (*)

Ajie MH.