in

Keluarkan Makian Soal Penutupan Jalan, Pemuda di Semarang Diringkus Polisi

SEMARANG (jatengtoday.com) – Seorang pemuda yang memberikan komentar pedas di media sosial Facebook MIK Semar terkait kebijakan penutupan jalan tahap II di Kota Semarang akhirnya diringkus polisi.

Bahkan, pemuda tersebut secara terang-terangan menulis kata ‘pekok’ serta memaki dengan kata ‘Asu’.

Kasatreskim Polrestabes Semarang, AKBP Asep Mauludin mengatakan, terduga pelaku bernama Andika Setyo (23), warga Jalan Tarupolo RT 12, Kelurahan Gisikdrono, Kota Semarang Barat.

“Orang ini diduga telah melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial,” jelas Asep, Senin (20/4/2020).

Menurutnya, yang bersangkutan menuliskan kalimat yang menunjukkan ketidakpuasannya terhadap kebijakan Pemkot Semarang.

Secara lengkap, postingan tersebut berbunyi, “Py to ki jan jan,e Kabeh kok ditutup, lha rakyat cilik py, Gawe aturan kok pekok banget, Takut Corona itu hal yang wajar, Tapi ojo koyo ngene juga, kabeh ditutup. Pekok,e seng nggawe aturan..Assuuuu.”

Kira-kira artinya, “Kenapa ini sebenarnya, semua (jalan) kok ditutup, lalu bagaimana rakyat kecil, membuat aturan kok ‘bodoh’ sekali, takut corona itu hal yang wajar, tapi seperti ini juga, semua ditutup. Bodohnya yang membuat aturan..Anjing.”

Polisi menyebut, kasus ini masih dalam proses penyelidikan. “Jadi kami sudah menerima aduan dari yang mewakili Pemkot Semarang. Sekarang yang bersangkutan sudah kami amankan dan sedang menjalani pemeriksaan,” tegasnya. (*)

 

editor: ricky fitriyanto