in

Kampanye di Jateng Dilarang Pakai Kendaraan Berknalpot Brong

Jika masih ada pengguna knalpot brong maka penanggung jawab kegiatan akan dipanggil oleh pihak kepolisian.

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Sonny Irawan usai apel di Semarang. (istimewa)
Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Sonny Irawan usai apel di Semarang. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Demi terwujudnya pemilu damai, pelaksanaan kampanye di Jawa Tengah dilarang menggunakan kendaraan berknalpot brong dan tetap tertib berlalu lintas.

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Sonny Irawan mengatakan, dalam perizinan kampanye yang akan dikeluarkan oleh Intelkam juga melihat sejauh mana kegiatan dan diingatkan.

“Jika masih ada pengguna knalpot brong maka penanggung jawab kegiatan akan dipanggil oleh pihak kepolisian untuk dimintai pertanggungjawabannya,” jelas Dirlantas, Minggu (14/1/2024).

Dirlantas mengungkap, penertiban upaya penindakan yang dilakukan sepanjang 2022–2024 sebanyak 330.995. Sementara kendaraan knalpot brong yang diamankan mencapai 204.000, diamankan di masing-masing Polres jajaran.

Menurutnya, penggunaan knalpot brong dilihat dari dua aspek. Pertama, aspek hukum yang melanggar peraturan perundang-undangan lalu lintas dan kebisingan.

Aspek yang kedua adalah sosiologisnya. Sebab, penggunaan knalpot brong tidak memberikan dampak yang positif, mulai dari menyebabkan terjadinya konflik antarkelompok, polusi udara, dan mengganggu keamanan ketertiban bagi pengguna jalan lainnya.

Guna mewujudkan Kamseltibcar Lantas dan Sitkamtibmas yang kondusif selama pemilu 2024, Polda Jateng melalui jajaran Ditlantas menggelar Apel Deklarasi Jateng Zero Knalpot Brong yang berlangsung di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Minggu (14/1/2024).

Apel diikuti 747 peserta yang terdiri dari Parpol peserta Pemilu, Tim Pemenangan Pilpres, KPU, Bawaslu, Forkopimda Provinsi Jateng, Forkopimda Kota Semarang, FKPM, FKUB, tokoh pemuda dan masyarakat, perwakilan pelajar, mahasiswa, serta sejumlah komunitas otomotif lokal maupun nasional.

Apel deklarasi ini juga serentak digelar oleh seluruh Polres jajaran di Jawa Tengah dengan melibatkan 11.541 peserta. (*)

editor : tri wuryono 

Baihaqi Annizar