in

Indeks Harga Saham Gabungan Beban Saham Go To

GOTO memang cukup mempengaruhi IHSG setelah holding aplikasi transportasi dan e-commerce ini melakukan IPO.

JAKARTA (jatengtoday.com) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I perdagangan ditutup anjlok 87,56 poin atau 1,27 persen. Di mana, IHSG berakhir pada level 6.785,84.

Hal ini diduga karena saham GoTo Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi salah satu beban pada IHSG sesi I, Rabu (22/2/2023).

Saham emiten teknologi ini ditutup anjlok 6 poin atau 4,96 persen di level Rp 115 per saham. Besaran tersebut dibandingkan penutupan hari sebelumnya di Rp121 per saham.

GOTO dalam pergerakan kemarin tidak menyentuh zona hijau, di mana level tertinggi hari ini di Rp 121. Sementara itu level terendah berada di Rp 113 per saham.

GOTO memang cukup mempengaruhi IHSG setelah holding aplikasi transportasi dan e-commerce ini melakukan IPO. Hal ini disebabkan bobot yang cukup besar terhadap IHSG.

Anjloknya saham GoTo bukan kali ini saja . Dan, soal GoTo sendiri memang sempat ramai. Sempat diberitakan kalau KPK akan coba menelusuri soal investasi Telkomsel di GoTo yang nilainya cukup besar.

Terbaru, mantan Direktur YLBHI Agustinus Edy Kristianto (AEK) dalam podcast yang diunggah di kanal YouTube Refly Harun, dikutip Selasa (21/2/2023), mengatakan investasi Telkomsel yang notabene adalah anak perusahaan BUMN Telkom kepada PT Gojek Tokopedia (GoTo) Tbk sebesar Rp 6,3 triliun ada indikasi KKN dan merugikan Telkomsel.

Ia bahkan meminta Preaiden Jokowi bersikap pada praktik dugaan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang merupakan anak perusahaan BUMN Telkom kepada PT Gojek Tokopedia (GoTo) Tbk sebesar Tp 6,3 triliun. Pasalnya, ada kaitan antara Meneg BUMN dan Komisaris Utama GoTo. (*)

Ajie MH.