in

Hujan Diprakirakan Turun Merata di Sumatera hingga Papua

Sirkulasi siklonik yang membentuk daerah konvergensi telah meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah di Tanah Air.

Awan mendung di atas Kota Yogyakarta. (antara foto/andreas fitri atmoko)

JAKARTA (jatengtoday.com) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Indonesia pada Jumat (24/6/2022) berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Sirkulasi siklonik yang membentuk daerah konvergensi telah meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah di Tanah Air.

BMKG menyebutkan di Pulau Sumatera kondisi cuaca secara umum diprakirakan hujan ringan hingga sedang kecuali di wilayah Aceh yang diprakirakan berawan.

Kendati demikian masyarakat di sekitar Palembang dan Pangkal Pinang diminta untuk mewaspadai potensi hujan yang disertai petir.

Wilayah Pulau Jawa secara umum diprakirakan hujan dengan intensitas ringan kecuali Semarang dan Yogyakarta yang berpotensi hujan intensitas sedang.

BMKG memprakirakan di wilayah Kalimantan hujan ringan akan terjadi di Palangkaraya dan Samarinda. Potensi hujan dengan intensitas sedang yang disertai petir diprakirakan terjadi di Pontianak, Tanjung Selor dan Banjarmasin.

Sementara di Pulau Sulawesi, BMKG memprakirakan wilayah Palu, Manado dan Gorontalo berawan. Pada wilayah Makassar dan Kendari berpotensi hujan dengan intensitas ringan, dan wilayah Mamuju berpotensi hujan dengan intensitas sedang yang disertai petir.

BMKG juga memprakirakan wilayah Bali dan Nusa Tenggara berpotensi hujan ringan seperti di Denpasar, Kupang, Berawan dan Mataram

Sementara Ternate, Manokwari, Jayapura berpotensi hujan ringan dan wilayah Ambon berpotensi hujan sedang.

Menurut informasi BMKG peluang hujan di sebagian kota besar Indonesia dipengaruhi oleh sirkulasi siklonik yang terpantau di Selat Karimata serta membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari Laut Jawa hingga Kepulauan Bangka Belitung.

Selain itu dari konvergensi memanjang juga terdapat di Laut Natuna hingga perairan barat Kalimantan Barat dan dari Kalimantan Timur hingga Kalimantan Barat bagian selatan.

Daerah konvergensi juga terpantau memanjang di Samudera Hindia barat Banten dan dari perairan selatan Jawa Barat hingga samudera barat daya Banten.

Selain itu juga dari perairan Kepulauan Selayar hingga perairan selatan Kalimantan Selatan, pada perairan kepulauan Wakatobi, Laut Arafuru bagian timur, Papua dan di Samudera Pasifik utara Papua dan Maluku Utara. (ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.