in

Dualisme Kepengurusan di Tingkat Pusat, IPHI Jateng Klaim Tetap Solid

Setiap pengurus daerah bahkan aktif menggelar berbagai kegiatan keagamaan.

PW IPHI Jateng saat menggelar peringatan Maulid Nabi di Semarang, Jumat (14/10/2022) malam. (ajie mahendra/jatengtoday.com)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Dualisme kepengurusan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di tingkat pusat tidak memengaruhi pengurus wilayah.

Hal itu diungkapkan Ketua PW IPHI Jateng, Harsono MBA usai menggelar kegiatan peringatan maulid Nabi Muhammad di Semarang, Jumat (14/10/2022).

Dia mengklaim, IPHI Jateng masih solid. Kesolidan pengurus di tingkat provinsi dan kabupaten/kota tak terpengaruh dengan dualisme kepengurusan di tingkat pusat.

Dia menyatakan, sebanyak 35 Pengurus Daerah (setingkat kota/kabupaten) di seluruh Jateng sepakat dengan hal tersebut.

Pengurus sepenuhnya menyerahkan persoalan itu kepada jajaran pengurus di tingkat pusat. Adapun di masing-masing daerah tetap fokus pada visi organisasi.

“Kami sepakat urusan di pusat diselesaikan di pusat saja. Kami di level daerah tetap solid. Sebelumnya kami juga sudah mengadakan rapat koordinasi terkait hal ini,” kata Harsono.

Dia menilai, kesolidan pengurus ini dibuktikan dengan terbentuknya pengurus daerah di 35 kota/kabupaten di Jateng.

Setiap pengurus daerah bahkan aktif menggelar berbagai kegiatan keagamaan. Masing-masing dari mereka sudah mandiri dengan memiliki kantor, aula hingga masjid.

Adapun pada kegiatan tersebut, IPHI turut memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim. Kegiatan tatap muka ini merupakan yang pertama kali pascapandemi Covid-19.

Sebagai pembicara, IPHI menghadirkan Prof Abdul Djamil yang sekaligus sebagi penasihat di Pengurus Wilayah IPHI Jateng.

Harsono juga mengajak generasi muda, khususnya anggota IPHI untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad.

“Ini sekaligus momen untuk mengingatkan generasi penerus dan anggota IPHI agar selalu mengingat keteladanan rasul,” ujarnya. (*)

Ajie MH.