in

Empat Tahapan yang Harus Dilalui untuk Dapat Vaksinasi Covid-19 Gratis

SEMARANG (jatengtoday.com) – Skenario distribusi vaksin Covid-19 di Kota Semarang dan Kabupaten Demak sedang dipersiapkan BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan Cabang Semarang berkoordinasi dengan puskesmas untuk memastikan aplikasi PCare Vaksinasi Covid-19 dapat beroperasi tanpa kendala nantinya.

Penerima vaksin Covid-19 bersumber dari data kepesertaan yang dikelola BPJS Kesehatan. Data kemudian dikirimkan ke Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) sebagai pusat data untuk membantu menentukan kriteria penerima vaksin yang ditetapkan pemerintah.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Semarang Asri Wulandari menjelasan, petugas di Puskesmas sudah sangat familiar dengan aplikasi PCare yang selama ini digunakan.

Meski begitu aplikasi P-Care vaksin ini tidak sama dengan PCare eksisting tersebut. “Jadi kami perlu mensosialisasikan teknis penggunaan dan pemanfaatan aplikasi Pcare Vaksin ini kepada petugas vaksinator di fasilitas kesehatan, mengingat program vaksinasi kemungkinan akan dilakukan pada awal tahun 2021,” tuturnya, Rabu (30/12/2020).

Dinas Kesehatan setempat, lanjutnya, akan melakukan kredensialing untuk memetakan fasilitas kesehatan (faskes) yang mampu melaksanakan vaksinasi. Kemudian data faskes tersebut dapat dilakukan pencatatan pada PCare Vaksin. Nantinya warga dapat melakukan reservasi melalui Aplikasi PeduliLindungi, SMSGateway atau Babinsa untuk penjadwalan vaksinasi.

“Pada tahap pelaksanaan vaksinasi di faskes ada 4 tahapan yang harus dilalui oleh calon peserta vaksinasi. Pertama peserta melakukan registrasi ulang, dilanjutkan skrinning, jika lolos maka akan dilanjutkan dengan pelaksanakan vaksinasi, pencatatan vaksinasi dan yang terakhir peserta yang telah divaksin akan menerima kartu imunisasi Covid-19,” paparnya.

Peserta yang telah terjadwal vaksinasi di faskes, akan tetap dilakukan skrinning Covid-19 sebagai upaya pencegahan Covid-19. Dalam aplikasi PCare vaksin Covid-19, terdapat 13 pertanyaan yang diprakarsai oleh Kementerian Kesehatan sebagai acuan untuk memberikan rekomendasi apakah peserta dapat divaksin saat itu atau perlu dijadwalkan ulang.

“Hasil rekomendasi skrinning Covid-19 dari aplikasi Pcare Vaksin tersebut tidak pakem, akan ada pertimbangan dari petugas faskes untuk menentukan peserta bisa lanjut atau tidak untuk proses vaksinasi, karena petugas juga akan melihat kondisi peserta di lapangan,” ujar Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Tidak Menular Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr Siska Maolana.

Setelah penyuntikan vaksin, peserta akan dipantau oleh petugas medis faskes selama 30 menit untuk melihat apakah ada Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) atau efek samping  setelah penyuntikan sebelum diperbolehkan pulang. (*)

 

 

editor: ricky fitriyanto