in

BNPB Luncurkan Hari Kesiapsiagaan Bencana 2022

HKB sebagai hari yang diinisiasi BNPB untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengetahuan dan pemahaman risiko bencana.

Ilustrasi. Tim BPBD Kota Serang mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Kota Serang, Rabu (2/3/2022). (foto: dokumentasi bpbd kota serang via bnpb)

JAKARTA (jatengtoday.com) – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meluncurkan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2022 dengan menekankan tema besar yakni “Keluarga Tangguh Bencana, Pilar Bangsa Menghadapi Bencana”.

“Tema HKB pada tahun ini adalah ‘Keluarga Tangguh Bencana, Pilar Bangsa Menghadapi Bencana’, dengan pesan utama siap untuk selamat,” ujar Deputi Bidang Pencegahan BNPB Prasinta Dewi M.A.P. dalam sambutan acara secara daring peluncuran HKB 2022, Senin (28/3/2022).

Ia mengatakan HKB 2022 dapat dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat. Semua pemangku kepentingan penanggulangan bencana dapat berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan itu, dimulai sejak peluncuran pada hari ini dan dapat dilakukan hingga akhir April 2022.

Bagi organisasi atau lembaga penanggulangan bencana yang akan ikut dalam pelaksanaan HKB 2022, dapat mendaftarkan diri melalui situs web inarisk.bnpb.go.id/HKB2022/

Ia juga memaparkan bahwa menurut The World Risk Index Tahun 2021, Indonesia berada pada peringkat 38 dari 181 negara paling rentan bencana.

“Kesiapsiagaan bencana perlu dibangun dari awal sejak dini, dimulai dari lingkungan terkecil keluarga, persiapan masyarakat menghadapi ancaman, menentukan besar kecilnya risiko dan dampak bencana yang akan diterima,” kata dia.

Prasinta menekankan upaya penanggulangan bencana bukan kerja sendiri melainkan tanggung jawab bersama. HKB sebagai hari yang diinisiasi BNPB untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengetahuan dan pemahaman risiko bencana, menumbuhkan budaya sadar bencana, serta melatih keterampilan tentang cara-cara yang tepat menyelamatkan diri dari bencana.

“Oleh karena itu BNPB bersama dengan berbagai pihak dengan pendekatan pentaheliks, mengajak masyarakat meningkatkan kapasitas dengan dibekali pengetahuan mengenali risiko dan ancaman bencana di wilayahnya, keterampilan untuk menyelamatkan diri dan mampu bertahan serta bangkit pulih dengan cepat, membangun kembali kehidupan setelah terkena bencana,” ujar dia.

BNPB mengajak seluruh pihak berpartisipasi pada HKB 2022 dengan membunyikan tanda serentak, seperti kentongan dan lonceng, pada 26 April 2022, pukul 10.00 waktu setempat, sebagai tanda dimulai evakuasi mandiri dan segera menuju tempat aman terdekat dari bencana.

Dalam pesan tersebut, masyarakat diajak mengenali ancaman bencana, memahami risikonya, dan meningkatkan budaya sadar bencana, karena penanggulangan bencana adalah urusan bersama. (ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.