in

Batu Besar Berdiameter Dua Meter Timpa Hunian Warga

WONOSOBO (jatengtoday.com) – Insiden tanah longsor terjadi di Kampung Windusari, Desa Tlogojati, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Sabtu (19/1/2019).

Tebing setinggi kurang lebih 10 meter, runtuh menimpa hunian salah satu warga. Longsoran dengan material tanah dan batu besar berdiameter dua meteran lebih menimpa kamar mandi.

Warga setempat sempat panik, karena menduga seorang kakek warga Windusari RT 1 RW 4 DesaTlogojati, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, tertimbun tanah longsor tersebut.

Warga meyakini kakek tersebut saat kejadian berada di kamar mandi yang tertimpa longsor. Namun kepastian hal tersebut masih menunggu hasil pencarian tim Basarnas. Hingga petang, petugas masih melakukan penggalian untuk mencari korban. Tetapi belum ditemukan.

Kepala Basarnas Jateng Aris Sofingi mengungkapkan tanah longsor terjadi pukul 11.30. Tanah tersebut berupa tebing. Tepat di bawah tebing terdapat rumah warga. Namun longsoran tanah menimpa kamar mandi yang terletak terpisah di belakang rumah.

“Ada dugaan, seorang warga tertimbun reruntuhan. Berdasarkan keterangan saksi, korban memiliki kebiasaan mandi pada jam tersebut,” kata Aris.

Longsoran dengan material tanah dan batu besar berdiameter dua meteran lebih menimpa kamar mandi tersebut. “Kami masih melakukan pencarian,” katanya.

Komandan Rescuer Basarnas Unit Siaga SAR Wonosobo, Slamet Wijayana mengatakan, pukul 14.30 pihaknya memberangkatkan tim untuk melakukan pencarian.

“Saat ini pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan. Diantaranya Polres, Koramil, BPBD, Dinkes 119, Tagana, Banser, Kolodete Rescue, Relawan Jalan Dieng, Skydoors, MTA dan warga,” katanya.

Pencarian dilakukan dengan menggunakan alat manual seperti cangkul, dan alcon (alat penyemprot). “Hingga petang, pencarian belum menuai hasil dan dilanjutkan besok pagi,” katanya.

Dikatakannya, pencarian tersebut terkendala gumpalan material tanah dan batuan sebesar ruang tamu yang menggunung. “Selain itu, kondisi cuaca hujan. Sehingga kami memutuskan untuk dilanjutkan besok pagi. Semoga korban segera ditemukan,” katanya. (*)

editor : ricky fitriyanto

Abdul Mughis