in

Awan Cumulonimbus Picu Hujan dan Angin Kencang di Kudus

BMKG sebelumnya sudah mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kudus.

Petugas BPBD Kabupaten Kudus bersama relawan mengevakuasi pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang, Selasa (11/1/2022). (foto: instagram @bpbdkuduskab)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Hujan lebat disertai angin kencang pada Selasa (11/1/2022) sore mengakibatkan beberapa rumah dan sekolah di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus mengalami kerusakan.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, Sutikno mengungkapkan, berdasarkan analisis cuaca sementara, sirkulasi siklonik di selatan Jawa Tengah menyababkan adanya belokan angin dan konvergensi di wilayah ini.

Kondisi tersebut memicu terjadinya peningkatan pembentukan awan cumulonimbus dengan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang di Kudus.

“Kelembapan yang relatif tinggi didukung dengan nilai indeks labilitas yang labil mendukung untuk terbentuknya awan cumulonimbus di sekitar wilayah Kudus,” ungkap Sutikno.

Analisis citra satelit Himawari menunjukan adanya pertumbuhan awan mulai pukul 14.00–15.00 WIB dengan suhu puncak awan hingga -62 derajat celcius di sebelah utara wilayah Kudus.

Sutikno menegaskan, BMKG sebelumnya sudah mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kudus.

Pascakejadian ini, pihak BMKG melakukan koordinasi dengan seluruh Kepala BPBD se-Jawa Tengah. (*)

editor : tri wuryono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *