in

Tak Perlu Panik Hadapi Superflu, Ini Langkah Sederhana untuk Perkuat Imunitas

Prof. Dr. dr. Agung Putra, M.Si.Med (kanan)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Fenomena superflu yang muncul di awal 2026 tak perlu disikapi secara berlebihan. Sistem imunitas tubuh manusia sejatinya memiliki kemampuan alami untuk melawan virus yang diidentifikasi sebagai influenza A H3N2 subclade K tersebut.

Superflu merupakan varian baru virus influenza yang belakangan dilaporkan telah masuk ke Indonesia dengan tingkat penularan yang cukup agresif. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panik.

Founder and Commissioner Stem Cell and Cancer Research (SCCR) Indonesia, Prof. Dr. dr. Agung Putra, M.Si.Med mengatakan, masyarakat bisa belajar dari pengalaman saat pandemi Covid-19. Menurutnya, tubuh manusia dibekali sistem pertahanan alami yang sangat kuat.

“Sebenarnya kita tidak perlu khawatir berlebihan, karena tubuh memiliki dua sistem imunitas utama, yaitu sistem imun bawaan dan sistem imun adaptif,” ujar Prof Agung di Semarang, Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan, sistem imun bawaan (innate immunity) merupakan pertahanan pertama yang sudah ada sejak lahir dan berfungsi sebagai respons cepat dalam mencegah masuknya penyakit.

Sementara itu, sistem imun adaptif (adaptive immunity) bekerja dengan mekanisme pengenalan spesifik terhadap patogen atau antigen yang masuk ke dalam tubuh.

“Tinggal bagaimana sistem imunitas ini terus kita berdayakan. Salah satunya melalui pola hidup sehat, menghindari stres, serta menjaga kondisi psikologis tetap tenang,” jelasnya.

Selain itu, asupan makanan sehat juga menjadi faktor utama dalam menjaga daya tahan tubuh. Prof Agung menyarankan masyarakat memanfaatkan bahan pangan lokal yang kaya herbal, seperti sambiloto, brotowali, kunyit, dan kembang lawang, yang dikenal memiliki khasiat meningkatkan imunitas.

Dengan gaya hidup sehat dan pengelolaan stres yang baik, masyarakat diharapkan mampu menghadapi ancaman superflu tanpa rasa panik berlebihan. (*)