in

Tak Lagi Pakai Solar Cell, Pulau-pulau Kecil di Karimunjawa Kini Dialiri Listrik PLN

Saat ini PLN sedang menyiapkan pelengkapan persyaratan dan hal-hal teknis.

Ilustrasi aliran listrik. (pixabay)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Pulau-pulau kecil di Karimunjawa, Kabupen Jepara Jateng kini bisa menikmati listrik dari PLN. Sebelumnya, pulau Parang, Genting, dan Nyamuk, hanya memanfaatkan solar cell untuk pembangkit listrik.

GM PLN unit induk distribusi Jateng DIY, Irwansyah mengatakan, pihaknya sudah koordinasi dengan pemkab Jepara terkait penanganan listrik di pulau Parang, Genting dan Nyamuk, Karimunjawa. Saat ini pihaknya akan melakukan pelengkapan persyaratan dan hal-hal teknis lainnya.

“Secara teknis akan kami laksanakan. Rencana kita, tiga bulan lagi kita akan bisa mengambil alih untuk kelistrikan di pulau-pulau itu,” katanya usai bertemu Gubernur Jateng Ganjar Prnaowo, Rabu (22/12/2021).

Ganjar Pranowo mengaku, saatmengunjungi pulau Parang Karimunjawa, beberapa waktu lalu, dia diwaduli warga terkait sumber energi listrik. Energi listrik yang mereka dapat dari sollar cell rusak, sehingga aktivitas masyarakat terganggu. Masyarakat berharap PLN yang mengambil alih pemenuhan listrik di pulau itu.

Ganjar waktu itu langsung mengiyakan. Dia mengaku akan melobi PLN agar bisa membantu pemenuhan listrik di sana.

“Alhamdulillah hari ini ada info menarik. Listrik di Karimunjawa khususnya di pulau-pulau kecil seperti Parang, Nyamuk dan Genting akan diambil alih oleh PLN. Waktu saya ke sana, memang ada problem dimana sumber energi listrik dari sollar cell di sana rusak dan masyarakat tidak mampu memperbaiki,” kata Ganjar.

“Barusan pak GM menyampaikan akan di take over PLN. Jaringannya diperbaiki sehingga masyarakat di sana mendapatkan tindakan afirmasi. Kebutuhan listrik mereka akan bisa dipenuhi dan tiga bulan lagi selesai,” ucapnya.

Dengan kabar itu, maka kemandirian penerangan di pulau-pulau kecil itu lanjut Ganjar akan bisa diselesaikan. Dan menurutnya, masyarakat memang sudah lama menantikan adanya listrik dari PLN.

“Hadirnya PLN mengambil alih kebutuhan listrik di sana menjadi harapan masyarakat,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.