in

Truk Penambang Pasir Diterjang Banjir, Sopir Ditemukan Meninggal

Saat kejadian, ada tiga truk dump yang sedang menambang pasir. Truk yang dikendarai Purnomo antre paling belakang

Truk penambang pasir tersebut terhanyut hingga mengalami ringsek parah. Sedangkan pengemudi, Purnomo yang sempat hilang tenggelam ditemukan meninggal oleh tim SAR gabungan pada Sabtu (9/12/2023). (Foto Dok Basarnas)

BANJARNEGARA (jatengtoday.com) – Sebuah truk penambang pasir beserta sopir, Purnomo (53), diterjang banjir bandang di Sungai Pekacangan Dukuh Jatiwaringi, Desa Lemahjaya, Kecamatan Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Akibatnya, truk tersebut terhanyut hingga mengalami ringsek parah. Sedangkan Purnomo yang sempat hilang tenggelam ditemukan meninggal oleh tim SAR gabungan pada Sabtu (9/12/2023).

“Insiden ini terjadi pada Jum’at (8/12/2023), kurang lebih pukul 16.45 WIB. Purnomo mengendarai truk dump bermaksud untuk menambang pasir di Sungai Pecangaan. Tanpa disadari, tiba-tiba banjir bandang datang,” kata Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto.

Korban yang merupakan warga Desa Situwangi RT 2 RW 2 Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara itu tidak bisa berbuat banyak. “Saat kejadian, ada tiga truk dump yang sedang menambang pasir. Truk yang dikendarai Purnomo antre paling belakang,” katanya.

Ada tiga saksi saat kejadian tersebut terjadi. Masing-masing; Brilian Nasukha Algan warga Lemahjaya, Wanadadi, Banjarnegara, Eric Murmanto warga Sukoharjo Wonosobo, dan Dikka Dwi Bramantya warga Lemahjaya, Wanadadi, Banjarnegara.

“Saat mendapati banjir mengalir deras, korban berusaha menyelamatkan diri. Namun truknya malah mogok di tengah sungai. Tentu saja korban kepanikan. Air sungai makin bertambah deras,” katanya.

Rekan-rekan korban sempat berusaha melakukan pertolongan dengan cara memberikan tali tambang. Namun upaya itu gagal. Saat itu, korban tetap bertahan di atas kabin truk. “Air semakin deras hingga akhirnya menghanyutkan truk tersebut bersama korban,” katanya.

Pihaknya menerjunkan tim untuk melakukan pencarian bersama SAR gabungan. “Saat kejadian, air banjir mencapai setinggi atap truk, kurang lebih setinggi 5 meter. Kami melakukan pencarian dengan metode penyisiran dengan perahu rafting dari tempat kejadian ke arah Barat,” terang dia.

Upaya pencarian tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil. Jenazah korban ditemukan pada Jum’at (8/12/2023) pukul 17.50 WIB di Desa Krenceng Kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga. “Jaraknya kurang lebih 35 kilometer dari lokasi kejadia. Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke rumah duka,” katanya. (*)

Abdul Mughis