SEMARANG (jatengtoday.com) – Tiga kandidat dengan nilai tertinggi dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang resmi diumumkan ke publik.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui surat Panitia Seleksi (Pansel) bernomor 21/Pansel-JPTSekda/IV/2026 serta dipublikasikan melalui akun resmi BKPP Kota Semarang.
Ketua Pansel yang juga Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menetapkan tiga nama kandidat yang lolos tahap akhir seleksi.
“Menetapkan tiga peserta dengan nilai tertinggi yang disusun berdasarkan urutan abjad, yaitu Bambang Pramusinto, Budi Prakosa, dan Handi Priyanto,” demikian bunyi pengumuman resmi.
Ketiga kandidat tersebut merupakan aparatur sipil negara (ASN) dengan latar belakang birokrasi yang kuat. Bambang Pramusinto saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang.
Sementara itu, Budi Prakosa menjabat sebagai Kepala Bappeda sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kota Semarang. Adapun Handi Priyanto merupakan pejabat dari luar daerah yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang.
Kepala BKPP Kota Semarang, Joko Hartono, menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka dan kompetitif dengan tahapan yang ketat.
Mulai dari seleksi administrasi, uji kompetensi berbasis assessment, uji gagasan tertulis dan lisan, hingga penelusuran rekam jejak peserta.
“Semua mekanisme dilakukan secara daring melalui platform ASN Career milik BKN. Tidak ada tatap muka dengan panitia seleksi,” jelasnya.
Ia menegaskan, sistem tersebut dirancang untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses rekrutmen jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah.
Seleksi Sekda Kota Semarang sendiri telah dibuka sejak 20 Februari hingga Maret 2026. Proses ini dilakukan untuk mengisi posisi Sekda definitif setelah sebelumnya dijabat oleh pelaksana tugas.
Diketahui, pejabat Sekda sebelumnya, Iswar Aminuddin, memilih pensiun dini dan kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Semarang.
Selanjutnya, tiga nama kandidat yang lolos akan dikoordinasikan dengan Gubernur Jawa Tengah serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebelum satu nama ditetapkan sebagai Sekda definitif Kota Semarang.
Penetapan ini diharapkan menghasilkan figur pemimpin birokrasi yang mampu memperkuat kinerja pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Semarang. (*)
