in

Terlibat Tabrakan Kapal di Perairan Batang, 12 Nelayan Hilang, 2 Selamat

SEMARANG (jatengtoday.com) – Sebanyak 12 Anak Buah Kapal (ABK) Kapal “Berkah Abadi” dilaporkan hilang di Perairan Laut Jawa, yakni tak jauh dari Pelabuhan Batang Jawa Tengah, setelah terlibat kecelakaan tabrakan kapal.

Kapal jenis cantrang yang ditumpangi para korban terbalik setelah diitabrak oleh sebuah kapal niaga. Akibatnya, para nelayan yang menumpangi Kapal Berkah Abadi tersebut terlempar ke hamparan lautan.

“Semula, Kapal Berkah Abadi ditumpangi 14 ABK, dua ABK di antaranya telah ditemukan oleh nelayan di wilayah Perairan Jepara dalam kondisi selamat,” ungkap Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya, Sabtu (16/1/2021).

Baca: Kapal Pengangkut Ribuan Ternak Terbalik Dihantam Badai, 42 Kru Belum Ditemukan

Dijelaskannya, insiden kecelakaan kapal tersebut terjadi pada Minggu (10/1/2021), pukul 00.15 WIB. Kapal Berkah Abadi ditabrak kapal niaga di Perairan Utara Kabupaten Batang.

“Akibat peristiwa tersebut, kapal nelayan Berkah Abadi terbalik dan 14 ABK terlempar ke laut,” katanya.

Baca: Cerita Nelayan Lombok yang Hilang Tiga Hari dan Bertahan Hidup di Tengah Laut

Mereka berangkat melalut melalui Pelabuhan Batang pada Sabtu (9/1/2021) pukul 16.30 WIB. Tujuannya untuk melakukan penangkapan ikan menggunakan alat tangkap ikan jenis Cantrang.

“Di tengah perjalanan terjadi kecelakaan akibat ditabrak kapal niaga yang melintas,” katanya.

Dua nelayan ditemukan selamat pada 13 Januari 2021 di Perairan Jepara yakni sekitar 13 NM dari bibir Pantai Pailus Mlonggo Jepara. “Keduanya berhasil bertahan setelah dua hari terombang-ambing di tengah laut,” katanya.

Baca: Basarnas Cari Penumpang Kapal yang Nekat Terjun ke Laut

Sejak Kamis (13/1) petang, Basarnas Semarang yang baru menerima informasi tersebut langsung mengirimkan personel dari Basarnas Pos SAR Jepara beserta ABK KN. SAR Sadewa untuk melakukan pencarian terhadap 12 ABK lainnya.

“Informasi yang kami terima cukup lama dari kejadian. Namun kami tetap melakukan pencarian dengan mengirimkan dua kapal cepat RIB dari Jepara dan Semarang untuk melakukan pencarian di sekitar perairan Jepara ke arah timur. Kami menduga mereka terbawa arus ke timur,” terang Yahya.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencairan terhadap 12 ABK yang hingga saat ini belum ditemukan. Ombak di perairan Jepara berkisar 1 meter hingga 1,5 meter dengan angin cukup kencang dan cuaca mendung.

“Semoga tim SAR tidak ada kendala dan bisa melakukan pencarian dengan maksimal,” ujarnya.(*)

editor : tri wuryono

Abdul Mughis