in

Jateng di Rumah Saja, Pertamina Layani Pesan Antar

SEMARANG (jatengtoday.com) – Gerakan Jateng di Rumah Saja diperkirakan akan membuat sebagian besar wilayah di provinsi ini sepi karena membatasi aktivitas masyrakat.

Karena itu, Pertamina telah mempersiapkan langkah untuk memastikan penyaluran BBM dan LPG sampai ke tangan konsumen.

Baca: Pertamina Mulai Garap Proyek Baterai Listrik untuk Sepeda Motor

Pjs Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina MOR IV Jawa Bagian Tengah (JBT), Marthia Mulia Asri menjelaskan, selama pemberlakuan pengetatan pada hari Sabtu dan Minggu (6-7/2/2021), Pertamina sebagai objek vital nasional dikecualikan untuk ditutup.

“Operasional penyaluran BBM dan LPG tetap berlangsung dan melayani kebutuhan konsumen,” ucapnya melalui siaran pers, Kamis (4/2/2021).

Baca: Gerakan Jateng di Rumah Saja Diubah, Pasar Tak Jadi Ditutup Hari Sabtu dan Minggu

Hanya saja, lanjutnya, Pertamina lebih  penggunaan layanan pesan antar atau Pertamina Delivery Service (PDS).

PDS merupakan layanan pesan antar dalam memenuhi kebutuhan BBM dan LPG masyarakat.

Baca: Khawatir Dunia Usaha Memburuk, Para Pengusaha Tolak Gerakan Jateng di Rumah Saja

“Kami memiliki produk BBM seperti Pertamax Turbo, Pertamax serta Dex Series serta LPG Bright Gas 5,5 kg yang dapat dilayani melalui layanan pesan antar tersebut. Konsumen dapat menghubungi kontak Pertamina 135 untuk pemesanan”, paparnya.

Saat ini, Pertamina memiliki 789 SPBU, 641 agen dan 51.165 pangkalan/outlet LPG yang akan memenuhi kebutuhan BBM dan LPG masyarakat khususnya di Jateng.

Baca: Pertamina Imbau Masyarakat Beli BBM dan LPG via Layanan Pesan Antar

Sementara stok BBM dan LPG di Jateng masih dalam keadaan aman. “Penyaluran BBM jenis gasoline sebesar 10.900 Kiloliter (KL) per hari, gasoil 4.600 KL per hari dan LPG 4.300 metric ton (MT) per hari,” bebernya.

Baca: Tolak Jateng di Rumah Saja, Asosiasi Pedagang Pasar Tetap Akan Jualan

“Kami akan memastikan kelancaran pasokan BBM dan LPG kepada masyarakat. Jika ada kebutuhan informasi maupun masukan dan saran, masyarakat atau konsumen dapat menghubungi Pertamina,” tandasnya. (*)

 

editor: ricky fitriyanto