in

Selain Jadi Sasaran Ekspor, Tiongkok Juga Dominasi Pasar Impor di Jateng

SEMARANG (jatengtoday.com) – Tiongkok masih menjadi negara yang mendominasi pasar impor Jawa Tengah. Padahal, negara tersebut juga menjadi sasaran ekspor Jateng terbesar setelah Amerika Serikat dan Jepang.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, Sentot Bangun Widoyono menuturkan hal ini merupakan langkah positif. Sehingga antara Tiongkok dan Jateng bisa saling memenuhi kebutuhan mitra pasarnya.

Disebutkan, ekspor Jateng ke Tiongkok mencapai US$ 49,28 juta. Nilai ekspor ini selalu mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. “Buktinya, pada bulan November 2018 ini saja mengalami kenaikan US$ 3,48 juta, dibanding bulan Oktober yang hanya US$ 45,80 juta,” ujarnya, Selasa (18/12/2018).

Adapun untuk impor Tiongkok ke Jateng juga mengalami peningkatan. Menurut Sentot, nilai impor pada periode Januari-November 2018 mencapai US$ 3 806,51 juta. Artinya, naik US$ 1 394,44 juta.

Padahal, kata Kepala BPS, jika melihat data tahun 2017, pasar impor Tiongkok ke Jateng hanya mencapai US$ 2 412,07 juta. Menurutnya, kumulatif pasar mencapai angka 27,73 persen terhadap total impor di Jateng.

Selain Tiongkok, Arab Saudi juga menyusul sebagai negara terbanyak kedua yang mengekspor produknya ke Jateng. “Arab menempati urutan kedua dengan nilai impor kumulatif US$ 2 529,16 juta,” jelasnya.

Dilanjutkan urutan ketiga ditempati Nigeria dengan nilai impor kumulatif US$ 1 013,79 juta.

Menurut Sentot, kontribusi dari tiga negara asal impor utama mampu menyumbang angka sebesar 53,55 persen. “Jika dihitung dari year to year, total impor tahun ini meningkat,” tandasnya. (*)

editor : ricky fitriyanto