in ,

Relawan Jateng BerGaYa Dideklarasikan, Terdiri dari Berbagai Elemen

SEMARANG – Ratusan orang dari berbagai daerah meramaikan Gedung Monodhuis Kota Lama Semarang, Jumat (16/3/2018) malam. Mereka mendeklarasikan diri sebagai Relawan Jateng Bergaya untuk memenangkan Pasangan Calon Ganjar Pranowo dan Taj Yasin pada Pilgub Jateng 2018.

Deklarasi yang dihadiri langsung Ganjar Pranowo dan Taj Yasin ini merupakan gagasan Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi. Hadir dalam acara tersebut Ketua Tim Koalisi Pemenangan Ganjar-Yasin Bambang Kusriyanto, dan sejumlah petinggi PDIP Jateng.

Supriyadi mengatakan, relawan Jateng Bergaya dibentuk untuk mengakomodir beberapa elemen masyarakat yang belum terwadahi di organisasi manapun. Menurutnya, banyak sekali anggota masyarakat yang ingin bergerak memenangkan Ganjar-Yasin namun kebingungan karena bukan anggota partai maupun ormas tertentu.

“Makanya saya kumpulkan di Semarang dan Alhamdulillah bisa dihadiri langsung Pak Ganjar dan Gus Yasin. Semuanya warga yang sudah merasakan manfaat kepemimpinan Gubernur Ganjar di periode pertama dan ingin melanjutkan di periode kedua,” katanya.

Dalam deklarasi tersebut Ganjar memberi penekanan pada program-program yang harus disosialisasikan relawan kepada masyarakat umum.

“Saya sudah meletakkan fondasi dengan Ganjar Heru. Yang diharapkan masyarakat pemerintah bersih, mboten korupsi mboten ngapusi kita laksanakan,” katanya.

Selama memimpin Jawa Tengah, Ganjar membangun birokrasi dengan mereformasi berbagai bidang. Pertama kali yang ia sentuh adalah jembatan timbang yang banyak menuai protes karena pungutan liar. Kedua pada proses rekrutmen dan promosi pegawai Pemprov Jateng.

“Sudah banyak PNS yang saya krek (pecat) karena jadi calo CPNS, pungli Samsat, dan jembatan timbang. Saya tidak kompromi, terbukti langsung krek,” tegasnya.

Pembenahan birokrasi menghasilkan mental pegawai yang bersih dari keinginan mengambil keuntungan pribadi. Maka proyek-proyek pemerintah pun bersih dari setoran.

Sejumlah proyek Pemprov yang terwujud, tak luput dari bagian yang harus disosialisasikan. Diantaranya pembangunan jalan provinsi 1000 kilometer, renovasi Stadion Jatidiri Semarang, pembangunan ratusan embung untuk pengairan pertanian, dan revitalisasi pasar-pasar tradisional dari bantuan keuangan Pemprov.

Tak ketinggalan berbagai proyek pemerintah pusat yang berasal dari usulan Pemprov Jateng. Seperti Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Bandara Jenderal Sudirman Purbalingga, Bandara Ngloram Blora serta Jalan tol Semarang-Demak sekaligus tanggul laut yang tahun ini mulai pembangunan.

“Insya Allah rob dan banjir di Semarang akan selesai jika tanggul laut dan kolam retensi yang ada bisa beroperasi,” harap Ganjar.

Dalam menyosialisasikan program, Ganjar meminta relawan bergerak baik secara tatap muka langsung maupun lewat media sosial.

“Kalau serangan ke kita banyak fitnah dan hoax, jangan diladeni dengan fitnah juga, kita lawan dengan data, sampaikan apa yang sudah kita lakukan, siap ya”.

“Siaaaap!,” teriak relawan serempak. (ajie mh)