in

Rail Clinic KAI Kembali Beroperasi, Siap Beri Layanan Kesehatan Gratis

Dalam satu rangkaian, terdapat kereta untuk pelayanan kesehatan serta kereta perpustakaan atau yang dikenal dengan sebutan Rail Library.

PT KAI kembali mengoperasikan Rail Clinic untuk memberikan pelayanan kesehatan secara cuma-cuma. (foto: dokumentasi PT KAI)

JAKARTA (jatengtoday.com) – Setelah vakum akibat pandemi Covid-19, KAI kembali menghadirkan program Rail Clinic yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan dan sosial kepada masyarakat. Program ini juga bagian dari komitmen sosial dan tanggung jawab lingkungan perusahaan terhadap masyarakat.

Joni Martinus, Vice President of Public Relations KAI, menjelaskan bahwa salah satu hal yang membedakan program ini adalah penggunaan jalur kereta api sebagai sarana penyediaan pelayanan kesehatan dan sosial.

“Menariknya, fasilitas yang dimiliki Rail Clinic ini terbilang cukup lengkap dan canggih sebab mengandalkan generasi terbaru, yaitu generasi keempat,” kata Joni dalam keterangan tertulis KAI, Jumat (10/11/2023).

Dalam satu rangkaian, terdapat kereta untuk pelayanan kesehatan serta kereta perpustakaan atau yang dikenal dengan sebutan Rail Library. Rail Library dilengkapi dengan fasilitas perpustakaan yang berisi beragam buku, majalah, video, dan e-book, sehingga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat yang hadir.

Berbagai layanan kesehatan gratis disediakan untuk masyarakat yang membutuhkannya. Layanan ini mencakup pemeriksaan umum, pemeriksaan gigi, pemeriksaan ibu hamil, pemeriksaan mata, pemeriksaan laboratorium, dan pelayanan farmasi.

Dalam operasional Rail Clinic, sekitar 16 personel yang berasal dari berbagai bidang terlibat. Rinciannya satu orang masinis, satu orang asisten masinis, dua orang teknisi kereta api, satu orang kondektur, dua orang dokter umum, satu orang dokter obgyn, satu orang bidan, dua orang apoteker, satu orang pemeriksa mata, dua orang petugas laboratorium, dan dua orang petugas pendaftaran.

Edukasi Kesehatan

Joni menambahkan, program ini juga mencakup edukasi kesehatan dan edukasi KAI melalui Rail Library. Sasaran utama dari program ini adalah masyarakat yang tinggal di sepanjang jalur kereta api.

Selain layanan kesehatan, lanjutnya, program Rail Clinic juga mencakup sejumlah kegiatan sosial lainnya yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Beberapa di antaranya adalah pemberian kacamata kepada siswa siswi sekolah dasar, pembagian sembako kepada masyarakat. Seluruh kegiatan ini dilakukan dengan tujuan memberikan manfaat kepada masyarakat di daerah-daerah yang seringkali sulit diakses oleh fasilitas kesehatan konvensional,” kata Joni.

Pemilihan lokasi Rail Clinic dilakukan berdasarkan daerah-daerah yang sulit diakses oleh kendaraan bermotor. Dengan demikian, Rail Clinic dapat mencapai daerah terpencil yang seringkali kesulitan mendapatkan akses ke layanan kesehatan.

Tahun 2023, bakti sosial Rail Clinic telah dijalankan sebanyak 13 kali di berbagai wilayah operasional KAI.

“Jumlah total kunjungan Rail Clinic mencapai 5.079 orang, yang terdiri dari 3.674 pasien yang mendapatkan pelayanan medis, 702 peserta edukasi kesehatan, dan 703 peserta edukasi Rail Library,” ungkap Joni.

Program Rail Clinic juga melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Kesehatan, TNI Angkatan Laut, provider kesehatan KAI, universitas, dan BUMN. Kolaborasi ini menguatkan upaya penyelenggaraan program pelayanan bakti sosial ini dan memperluas dampaknya pada masyarakat yang membutuhkan.

“Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan program ini, bisa langsung datang ke stasiun yang menyelenggarakan kegiatan bakti sosial Rail Clinic untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan secara cuma-cuma,” jelas Joni.

Rail Clinic ini tidak hanya menjadi bentuk komitmen sosial KAI terhadap masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk memberikan akses kesehatan yang lebih baik kepada masyarakat yang tinggal di daerah-daerah terpencil.

“Program ini akan terus berjalan dan memberikan manfaat kepada masyarakat, dengan harapan dapat terus berkembang dan menyentuh lebih banyak daerah di masa mendatang. Semua ini merupakan bukti nyata bahwa KAI berkomitmen untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tutup Joni. (*)

Tri Wuryono