in

Penggunaan Gas Bumi Rumah Tangga dan UMKM Meningkat Selama Ramadan

Seperti tahun sebelumnya, momen ramadan senantiasa memicu peningkatan konsumsi bahan bakar gas untuk sektor RT dan UMKM.

SURABAYA (jatengtoday.com) – Meningkatnya penggunaan gas bumi di sektor rumah tangga (RT) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) selama ramadhan, PGN Sales and Operation Region III (SOR III) berkomitmen memastikan kegiatan operasional penyaluran gas bumi berjalan aman dan pelanggan dapat terlayani dengan baik.

PGN SOR III mencatat, ada peningkatan konsumsi bahan bakar gas sebesar 10% hingga 15% pada sektor RT maupun UMKM, terutama yang bergerak di bidang makanan selama momen ramadhan tahun ini.

Seperti tahun sebelumnya, momen ramadhan senantiasa memicu peningkatan konsumsi bahan bakar gas untuk sektor RT dan UMKM. Hal ini dikarenakan meningkatnya aktifitas memasak masyarakat pada sektor tersebut.

General Manager SOR III PGN, Edi Armawiria mengatakan, rata-rata konsumsi bahan bakar gas pada sektor RT mencapai 12 – 13 m3/bulan per pelanggan atau setara 12 kg tabung gas. Sedangkan konsumsi gas UMKM sekitar 50 m3/bulan per UMKM.

Edi menambahkan, untuk memastikan penyaluran bahan bakar gas ke konsumen melalui jaringan pipa PGN terjamin, pihaknya telah menyiapkan Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (SATGAS RAFI) 2023 yang telah dimulai sejak awal Ramadhan.

Pada hari Jumat tanggal 31 Maret 2023 PGN juga melakukan Major Emergency Response Exercise (“MERE”) atau Latihan Tanggap Darurat yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan PGN dalam menanggulangi krisis sehingga penyaluran gas bumi PGN tetap dapat dinikmati masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2023 ini.

“Setiap perayaan hari besar keagamaan, maupun momen tahun baru, kami lakukan bentuk satuan tugas khusus untuk menjamin penyediaan energi PGN karena gas ini juga digunakan untuk rumah tangga, industri dan transportasi. Bentuk kegiatan yang dilakukan meliputi pengecekan jaringan, perbaikan dan pemantauan agar tidak ada gangguan dalam suplainya serta latihan tanggap darurat,” imbuhnya.

Satgas RAFI SOR III bekerja 24 jam tersebar di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali dan Nusa Tenggara. (*)

Ajie MH.