in

Pemkot Bekasi Beri Izin Kegiatan Berjemaah di Rumah Ibadah

BEKASI (jatengtoday.com) – Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat mengizinkan masyarakat melakukan kegiatan keagamaan secara berjemaah di rumah ibadah baik masjid, musala, maupun rumah ibadah bagi pemeluk agama non muslim.
“Sudah diperbolehkan, termasuk Salat Jumat berjemaah nanti tapi tetap harus mengacu protokol kesehatan Covid-19,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Jumat (29/5/2020).
Izin ibadah berjemaah itu dikeluarkan lewat Surat Edaran Wali Kota Bekasi Nomor 450/3408/SETDA.KESSOS tentang protokol pelaksanaan ibadah berjemaah bagi masyarakat untuk mencegah penularan Coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kota Bekasi.
Dalam surat edaran yang ditandatangani Rahmat pada Rabu (27/5) itu tercantum pelaksanaan ibadah berjemaah bagi umat Muslim maupun kegiatan di rumah ibadah bagi non muslim harus mengacu pada protokol kesehatan Covid-19.
Rahmat menyebut protokol kesehatan itu mengatur beberapa hal di antaranya tempat ibadah untuk pelaksanaan ibadah berjemaah harus dibersihkan terlebih dahulu dengan disinfektan.
Kemudian pengurus tempat ibadah pelaksanaan ibadah berjemaah harus menyampaikan pemberitahuan pelaksanaan ibadah kepada pihaknya.
“Mereka (pengurus tempat ibadah) juga diwajibkan menyediakan pembersih tangan dan pengukur suhu tubuh elektrik,” katanya.
Rahmat juga mewajibkan setiap jemaah yang hendak melaksanakan ibadah berjemaah untuk menggunakan masker dan membawa peralatan ibadah masing-masing.
Setiap jemaah yang hendak melakukan ibadah berjemaah juga diminta untuk menjaga jarak sejauh 1,2 meter antar-jemaah.
“Kutbah (ceramah) juga sesingkat mungkin, paling lama 15 menit. Selama melakukan ibadah, jemaah tidak diperkenankan melakukan kontak langsung dengan sesama jemaah seperti bersalaman dan berpelukan. Setelah ibadah selesai harap segera membubarkan diri,” kata dia. (ant)
editor : tri wuryono