in

Musim Rentan Penyakit, Mahasiswa Unisbank Diajak Minum Jamu

SEMARANG (jatengtoday.com) – Di tengah maraknya penyebaran penyakit termasuk Covid-19 atau virus corona, mahasiswa Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang diajak minum jamu bersama-sama.

Salah satu mahasiswa, Sukma Citra N menyambut positif kegiatan yang termasuk dalam rangkaian Gerakan Minum Jamu. Meskipun dia sendiri sebenarnya tidak terlalu suka jamu.

“Untung aja ini rasanya nggak terlalu pahit, nggak kaya jamu-jamu biasanya. Makanya mau nyoba,” jelasnya saat dijumpai, Jumat (13/3/2020).

Apalagi, kini ia sudah tahu manfaat positif minum jamu yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terjangkit penyakit. Setelah ini, katanya dia mau mencoba membiasakan untuk minum jamu.

Mahasiswa lain, Desmawati (19) juga mengapresiasi gerakan minum jamu tersebut. “Momennya pas, sekarang kan lagi darurat virus corona. Mungkin setidaknya dengan minum jamu bisa membantu mengurangi risiko terpapar penyakit,” ucapnya.

Dia sendiri dari kecil sudah terbiasa minum jamu. Orang tuanya sering memberi tahu bahwa jamu merupakan obat yang tidak memiliki efek samping.

Sementara itu, penyelenggara acara sekaligus Pakar Jamu Nasional, Charles Saerang mengatakan, jamu yang berbahan dasar temulawak, kunyit dan propolis dapat meningkatkan daya tahan tubuh manusia.

“Temulawak itu adalah berasnya jamu, karena temulawak ini bisa membantu menetralisir virus-virus yang masuk dalam tubuh,” jelasnya.

Temulawak mengandung curcumin yang merupakan zat antioksidan. Zat ini bisa menjadi imunomodulator.

Menurutnya daya tahan tubuh yang kuat dapat menghalau segala jenis virus yang masuk ke dalam tubuh. Termasuk virus corona. Meskipun juga harus diikuti dengan gaya hidup bersih dan sehat.

“Mudah-mudahan masyarakat semakin gemar minum jamu. Tidak hanya karena ada virus corona. Kalau bisa setiap hari, efeknya positif,” tandas Charles. (*)

 

editor: ricky fitriyanto