in

Mohammad Saleh: Seni Budaya Pilar Pembentuk Karakter Bangsa

SEMARANG (jatengtoday.com) – Kesenian dan kebudayaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus memperkuat identitas bangsa. Melalui seni budaya, nilai-nilai luhur, kesejarahan, serta keberagaman Indonesia dapat terus diwariskan lintas generasi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, saat menjadi pembicara dalam Temu Komunitas Seni dan Tradisi Kota Semarang bertajuk “Membangun Karakter Bangsa dengan Seni Budaya” di Sanggar Rompok Seni Brotosejati, Kelurahan Pakintelan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, beberapa waktu lalu.

Menurut Mohammad Saleh, seni budaya bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana pendidikan karakter. Ia mencontohkan nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerita wayang.

“Seni budaya bisa membangun dan membentuk karakter bangsa. Dalam cerita wayang misalnya, terdapat pelajaran tentang keberanian, kesetiaan, dan pengorbanan. Nilai-nilai itu penting untuk membentuk generasi muda agar lebih bijaksana menghadapi kompleksitas kehidupan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Mohammad Saleh tampil bersama anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, Dipa Yustia Pasa. Acara yang dimoderatori Widodo ini juga dihadiri anggota DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo, Kepala Bidang Pengembangan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Bidang Ormas Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah, pelaku seni budaya, serta masyarakat umum.

Lebih lanjut, Mohammad Saleh menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pelestarian seni dan budaya, khususnya bagi generasi muda. Menurutnya, sinergi antara eksekutif, legislatif, swasta, sanggar seni, dan pelaku budaya harus dilakukan secara konsisten.

“Kita harus bersama-sama memberikan dukungan agar generasi muda mau menjaga dan melestarikan kesenian tradisional supaya tidak tergerus zaman. Kolaborasi menjadi kunci, karena setiap pemangku kepentingan memiliki peran masing-masing,” katanya.

Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dari komunitas seni di Kota Semarang. Mohammad Saleh yang juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah mengaku bangga melihat banyak anak muda terlibat dalam pertunjukan seni tersebut.

“Saya senang melihat adik-adik masih aktif menari dan berkesenian. Itu artinya kita masih punya optimisme bahwa kebudayaan dan kesenian kita bisa terus lestari. Ini sangat baik untuk menjaga dan mengembangkan seni budaya Jawa Tengah,” tuturnya.

Selain menjadi forum diskusi, kegiatan di Sanggar Rompok Seni Brotosejati ini juga dimanfaatkan Mohammad Saleh untuk menyerap aspirasi para pelaku seni dan budaya. Ia menilai sinergi antara DPRD Jawa Tengah dan komunitas seni sangat penting untuk mendukung keberlanjutan kebudayaan daerah.

“Saya senang bisa mendengar langsung aspirasi para pelaku seni dan budaya. Ke depan, pegiat seni di Semarang bisa bersinergi dengan DPRD Jawa Tengah dalam berbagai kegiatan kesenian. Jika nilai-nilai budaya terus dilestarikan, maka akan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya,” pungkas Mohammad Saleh. (*)