in

Khusus di Kota Semarang, Masukkan Kode Promo Grab Ini untuk Dapat Diskon Spesial

SEMARANG (jatengtoday.com) – Grab mendukung Hari Transportasi Umum dan Daring yang diinisiasi Pemkot Semarang. Setiap Selasa, seluruh pegawai di lingkup Pemkot Semarang diminta menggunakan angkutan umum atau daring ketika berangkat dan pulang kerja.

Dukungan ini dilakukan karena Grab juga memiliki visi upaya pelestarian lingkungan yang digeber lewat kampanye #LangkahHijau.

Baca: Pegawai Pemkot Semarang Wajib Naik Angkutan Umum Tiap Selasa

Director of West Indonesia, Grab Indonesia, Richard Aditya menjelaskan, program Pemkot Semarang terkait penggunaan angkutan umum dan daring ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan serta penurunan emisi karbon demi kualitas udara yang lebih baik.

“Program ini juga dapat menggerakkan roda perekonomian daerah melalui peningkatan pendapatan mitra pengemudi angkutan umum dan daring,” ucapnya dalam siaran pers, Sabtu (12/6/2021).

Baca: Apresiasi Mitra dan Pelanggan, Grab Hadirkan Program Juara Kota di 10 Daerah

Untuk mendukung inisiatif ini, Grab memberikan kode promo khusus, ‘GrabDay6’ yang bisa digunakan masyarakat serta pegawai ASN di Kota Semarang untuk berkendara dengan armada transportasi online dari Grab.

Sejak awal pandemi, Grab telah menghadirkan solusi inovatif dalam berkendara lebih aman dengan layanan GrabProtect untuk meminimalisasi risiko penyebaran virus Covid-19.

Armada ini dilengkapi fitur keamanan dan perlindungan tambahan bagi mitra pengemudi dan penumpang berupa partisi plastik tebal dan peralatan kebersihan demi menjaga keamanan dan kenyamanan saat berkendara.

Baca: 700 Partisi GrabProtect Mulai Dipasang di GrabBike

“Layanan GrabProtect dilengkapi dengan fitur standar protokol kesehatan untuk bepergian dengan lebih aman.  Para mitra pengemudi juga diberikan pelatihan ulang untuk sanitasi mandiri secara berkala. Mereka juga mendapatkan pengisian ulang perlengkapan sanitasi seperti masker, hand sanitizer, dan juga pembersihan armada secara menyeluruh dengan menggunakan disinfektan,” paparnya.

Sebelumnya, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menjelaskan, pemkot menginisiasi sebuah program untuk mendorong masyarakat dan ASN memanfaatkan angkutan umum dan daring.

Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, nantinya akan dikenakan tarif parkir insidentil dan progresif.

“Kami berterima kasih kepada Grab yang telah mendukung program kami dengan menyiapkan inovasi maupun promosi dalam menyukseskan kebijakan ini. Semoga dengan adanya kolaborasi ini dapat turut menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kualitas udara Kota Semarang melalui pengurangan jumlah penggunaan kendaraan pribadi,” tandasnya. (*)

editor : tri wuryono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.