KUDUS (jatengtoday.com) – PT Djarum bersama Polytron kembali melanjutkan Program Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah, khususnya di Kabupaten Kudus.
Sebanyak 128 rumah direnovasi dan dibangun ulang dengan total anggaran mencapai Rp 8,9 miliar. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Pendopo Kabupaten Kudus dan dihadiri Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, jajaran pemerintah daerah, serta perwakilan perusahaan.
Program RSLH tahap 1 di tahun 2026 ini, menjangkau empat kecamatan di Kabupaten Kudus, meliputi Bae (24 rumah), Dawe (25 rumah), Jati (23 rumah), dan Kaliwungu (56 rumah). Masing-masing rumah direnovasi atau dibangun ulang dengan anggaran sekitar Rp70 juta per unit.
Salah satu penerima manfaat, Kartijo, warga Desa Margorejo, Kecamatan Dawe, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Ia menyebut kondisi rumah sebelumnya sering bocor saat hujan dan kurang layak dihuni.
“Sekarang rumah kami jauh lebih aman dan nyaman. Terima kasih kepada PT Djarum dan Polytron atas bantuan ini,” ujarnya.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengapresiasi kontribusi kedua perusahaan dalam mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Menurutnya, program ini menjadi contoh sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam meningkatkan kesejahteraan warga.
“Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga berdampak pada peningkatan ekonomi. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan semakin luas manfaatnya,” kata Sam’ani.
Sementara itu, General Manager Community Development PT Djarum, Achmad Budiharto, menegaskan bahwa program RSLH merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Ia menyebut, bertepatan dengan momentum 75 tahun PT Djarum, program ini diharapkan dapat menghadirkan hunian yang aman, sehat, dan nyaman dengan desain yang memperhatikan sirkulasi udara, pencahayaan, serta sanitasi.
“Hunian yang layak menjadi fondasi penting bagi kehidupan yang lebih baik dan produktif,” ujarnya.
Finance Director Polytron, Guido One Tuwan, menambahkan bahwa partisipasi perusahaan dalam program ini merupakan wujud tanggung jawab sosial sekaligus kedekatan dengan masyarakat Kudus, tempat perusahaan beroperasi.
“Kami ingin keberadaan Polytron benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup,” katanya.
Dari total 128 rumah yang direnovasi, sebanyak 72 unit merupakan kontribusi PT Djarum dan 56 unit dari Polytron. Sepanjang 2026, kedua perusahaan menargetkan pembangunan dan renovasi 492 rumah di berbagai wilayah Jawa Tengah, termasuk Brebes, Wonogiri, Salatiga, Rembang, Pati, Kabupaten Semarang, dan Temanggung.
Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan hunian yang lebih sehat, aman, dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (*)
