in

Aruna Hadir di Semarang, Tawarkan Model Baru Pembinaan Sepak Bola Usia Dini

Launching Piala Walikota 2026 di Balai Kota Semarang, Sabtu (25/4/2026).

SEMARANG (jatengtoday.com) – Aruna resmi memperkenalkan pendekatan baru dalam pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia melalui peluncuran Aruna Football Academy Semarang. Kehadiran ini menjadi upaya menjawab tantangan pembinaan yang selama ini dinilai belum merata dan terstruktur.

Aruna menghadirkan model pembinaan terintegrasi yang menggabungkan pelatihan modern, pembentukan karakter, serta jalur karier profesional bagi pemain muda. Program ini tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga membangun fondasi mental dan pemahaman permainan sejak usia dini.

Momentum peluncuran akademi ini diperkuat dengan penyelenggaraan Piala Walikota Semarang 2026, yang akan menjadi panggung awal bagi talenta muda untuk berkembang dalam sistem kompetisi yang lebih terarah dan berkualitas.

Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 2–3 Mei 2026 di Stadion Citarum, Semarang, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang dan PSSI Kota Semarang. Sebanyak 16 klub U-13 terbaik di Kota Semarang akan ambil bagian dengan format gugur.

Ajang ini juga menyediakan sejumlah penghargaan, antara lain top skor, pemain terbaik, dan tim fair play, sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi pemain muda.

Persiapkan Arah Karier Talenta Muda

Direktur Olahraga Aruna Group, Adhitya Hernadian, menilai bahwa salah satu tantangan terbesar sepak bola Indonesia berada di fase pembinaan. Menurutnya, sistem yang dibangun Aruna tidak hanya melatih kemampuan bermain, tetapi juga mempersiapkan arah karier pemain sejak usia dini.

“Kami serius ingin memajukan sepakbola Semarang. Kita pernah merasakan bagaimana Kota Semarang berprestasi. Hadirnya Emanuel De Porras menjadi simbol keseriusan kita,” kata dia.

Menurut Adhitya, Aruna juga berkomitmen memajukan sepakbola nasional. Salah satunya dengan menyalurkan pemain muda untuk berkompetisi di luar negeri.

“Kita majukan sepakbola nasional melalui Kota Semarang. Kami juga siap menyalurkan pemain bukan saja di nasional juga internasional. Saat ini ada dua pemain kami berkompetisi di Filipina, dan selanjutnya ada ke Malta,” ucapnya.

Kolaborasi Positif Pegiat Sepakbola

Sementara, Walikota Semarang, Agustina Wilujeng mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Aruna. Dia berharap Aruna menjadi jembatan bagi talenta-talenta muda Kota Semarang untuk mewujudkan mimpi bermain di luar negeri.

“Kami berharap Aruna bisa menjadi harapan emas bagi anak-anak muda Kota Semarang yang ingin berkarier di sepakbola,” ujarnya.

“Saya juga mengapresiasi para sponsor yang mendukung kegiatan Piala Walikota 2026, ini bukti ada kolaborasi positif dari swasta dan pegiat sepakbola untuk membawa Kota Semarang berprestasi,” tutur Walikota.

Dalam pengembangannya, Aruna juga menggandeng berbagai mitra strategis lintas sektor. Di antaranya Carfix dan Trima+ by Trimegah Sekuritas sebagai sponsor utama, Benviar sebagai official apparel, serta RS Siloam Semarang sebagai medical partner.

“PSSI kota Semarang menyambut baik. Apa yang dilakukan Aruna membantu kami dalam pembinaan. Menjadi wadah talenta kota semarang yang akan menjadi aset ke depan. Tidak hanya sekadar teknik, tapi juga attitudenya,” kata Ketua Askot PSSI Semarang, Anton Nikijuluw.

Sementara itu, dari sisi operasional, Manajer Akademi Andreas Tri Widagdo menegaskan pentingnya lingkungan belajar yang terstruktur dan progresif. Ia menyebut pembinaan tidak hanya soal teknik, tetapi juga pemahaman permainan, disiplin, serta mental bertanding.

Untuk memastikan kualitas program, Aruna menggandeng praktisi berpengalaman, termasuk eks bintang PSIS Semarang, Emanuel De Porras sebagai penasihat teknis. Kehadirannya dinilai menjadi nilai tambah berkat pengalaman di level profesional serta kedekatannya dengan sepak bola Semarang.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan yang kuat dan berkelanjutan. Aruna menegaskan bahwa pengembangan sepak bola usia dini tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan berbagai pihak.

Dengan hadirnya Aruna Football Academy di Semarang, diharapkan lahir sistem pembinaan yang lebih terarah, konsisten, dan mampu mencetak pemain muda berkualitas hingga ke level profesional. (*)