in

Bawaslu Ajak ASN Kota Semarang untuk Netral pada Pilkada 2024

Pada 2023–2024 pelanggaran netralitas ASN di Kota Semarang menempati peringkat keempat se-Jawa Tengah.

Bawaslu Kota Semarang menggelar rapat koordinasi dengan pada ASN. (istimewa)
Bawaslu Kota Semarang menggelar rapat koordinasi dengan pada ASN. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Bawaslu Kota Semarang Semarang mengajak aparatur sipil negara (ASN) untuk bersikap netral pada pemilihan wali kota dan wakil wali kota atau Pilkada 2024.

Imbauan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang diikuti organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat se-Kota Semarang, perguruan tinggi di Kota Semarang, mahasiswa, hingga panwaslu.

Anggota Bawaslu Kota Semarang, Maria Goreti mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk pencegahan dari Bawaslu kepada para ASN.

“Ini upaya pencegahan pelanggaran netralitas, agar pada pilkada 2024 ini angka pelanggaran netralitas ASN bisa berkurang bahkan tidak ada sama sekali,” ungkapnya dalam acara yang berlangsung Kamis (20/6/2024).

Kordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa juga mengajak partisipasi masyarakat untuk turut andil melakukan pengawasan partisipatif dalam mengawasi netralitas ASN pada tahapan Pilkada 2024.

Ahli dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah, Estu Widodo menjelaskan kondisi pelanggaran netralitas ASN di Kota Semarang dalam dua tahun terakhir.

Berdasarkan data dari Komisi ASN per maret 2024, pada tahun 2023–2024 pelanggaran netralitas ASN di Kota Semarang menempati peringkat keempat se-Jawa Tengah.

“Provinsi Jawa Tengah sendiri menempati peringkat ketiga se-Indonesia,” tandasnya. (*) 

editor : tri wuryono

Baihaqi Annizar