in

Arti Kode A1 B1 C1 D1 di Grup Hewan Peliharaan Facebook, Dalih Adopsi biar Tak Langgar Jual Beli

Ilustrasi jual beli hewan peliharaan online yang disamarkan dengan sebutan adopsi dengan kode harga alfabet. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) – Banyak yang masih binging, apa arti kode A1, B1, C1, dan seterusnya di grup hewan peliharaan Facebook. Seperti burung kicau, kucing, anjing, kura-kura, ikan, dal lain sebagainya.

Biasanya, kode tersebut muncul saat prosesi tawar-menawar adopsi hewan peliharaan. Seperti “A4 B1 cari adopsi yang sudah dewasa.”

Kode tersebut merupakan jumlah rupiah yang disamarkan. Pasalnya, dalam dunia online, jual beli hewan tidak diperbolehkan.

Coba saja cari di e-commerce atau marketplace seperti Tokopedia, Blibli, atau Shopee. Di sana tidak ada hewan peliharaan yang dijual-belikan. Kecuali hewan ternak. Paling hanya pakan dan aksesoris hewan peliharaan.

Karena itu, penghobi yang ingin melakukan transaksi jual-beli hewan peliharaan, pada lari ke forum atau grup Facebook. Ya, karena medsos ini bukan tempat khusus jual beli online meski ada fitur tambahan untuk itu.

Harga Diganti Kode

Untuk menghindari pelanggaran aturan jual beli hewan peliharaan online, mereka tidak berani memasang harga secara terang-terangan. Agar aman, nominal harga diubah menjadi kode.

Kode yang digunakan berupa alfabet. A, B, C, D, dan seterusnya. Alfabet tersebut mengisyaratkan pecahan uang rupiah. A merupakan pecahan terbesar, yakni Rp 100.000. Kemudian pecahan di bawahnya, Rp 50.000 diisyaratkan dengan kode alfabet B. C Rp 20.000, D Rp 10.000, demikian seterusnya.

Sementara kode angka 1, 2, 3, 4 di belakang alfabet, merupakan jumlah lembar. Misalnya A4, berti pecahan Rp 100.000 berjumlah 4, yakni Rp 400.000.

Jika ada postingan “A4 B1 cari adopsi yang sudah dewasa,” brarti mereka mencari hewan peliharaan yang sudah dewasa, dengan budget Rp 450.000. Kode A4 B1, berarti 4 lembar Rp 100.000 ditambah 1 lembar Rp 50.000.

Contoh praktik kode alfabet untuk menyamarkan harga jual beli hewan peliharaan di Facebook. (tangkapan layar)

Sebutan Jual Beli Hewan Peliharaan Diganti Adopsi

Selain nominal rupiah yang diubah jadi kode, sebutan jual beli pun diganti kata “adopsi”. Lagi-lagi ini hanya kamuflase agar tidak melanggar aturan jual beli online.

Karena dilarang melakukan jual-beli, mereka menyamarkan istilah dengan sebutan adopsi. Padahal, pengertian jual beli dan adopsi jelas berbeda.

Adopsi mengarah pada serah terima hewan peliharaan tanpa mengambil keuntungan. Penerima pun punya tanggung jawab untuk menjamin kesejahteraan dan kesehatan hewan yang diadopsi. Karena istilah adopsi bertujuan untuk penyelamatan hewan.

Sementara jual beli, lebih ke arah komersial. Bertujuan untuk mencari keuntungan. Penjual akan terus memproduksi hewan peliharaan dengan cara breeding.

Perlu diketahui, pihak Facebook juga melakukan pengawasan terhadap kasus jual-beli hewan peliharaan secara sembunyi-sembunyi di plarform miliknya. Terbukti, ada beberapa grup hewan peliharaan yang ditutup paksa.

Grup tersebut ditutup pihak Facebook karena ketahuan melakukan praktik jual beli hewan peliharaan.

Pengawasan dari Facebook itu yang membuat forum atau grup jual beli hewan peliharaan mengharuskan menggunakan kode alfabet A B C D dan istilah adopsi agar tidak dibubarkan. (*)

3 Comments

Leave a Reply
  1. Saya posting gambar dogie,di blok,padahal mengenalkan anjing hasil kawin silang. Emang aneh Facebook ini,foto orang nyaris telanjang di biarkan bertebaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.