in

Antisipasi Bonus Demografi, ini yang Dilakukan USAID RWAP

SEMARANG (jatengtoday.com) – United States Agency Internation Development (USAID) Ready To Work Accelerator Program (RWAP) coba menangkap fenomena bonus demografi. Sebab, jika tidak dipersiapkan sejak dini, ke depan angka pengangguran bakal melonjak.

Ancaman tingginya pengangguran ini dipengaruhi banyak faktor. Bisa karena jumlah lapangan pekerjaan yang terbatas, sehingga tidak bisa menampung banyak tenaga kerja. Atau faktor tenaga kerja yang kurang berkualitas sehingga para pengusaha terpaksa merekrut Tenaga Kerja Asing (TKA).

Chief of Party USAID RWAP, Toto Purwanto menjelaskan, bonus demografi mau tidak mau harus dihadapi. Ironisnya, fenomena ini berbarengan dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang membebaskan TKA keluar-masuk Indonesia dengan lebih mudah.

Karena itu, pihaknya coba menyiapkan kualitas tenaga kerja lokal sedini mungkin. Salah satunya menggandeng Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) untuk memberi kesempatan masyarakat mengasah keterampilan.

“Kami memberikan keterampilan bagi anak muda, terutama yang kurang mampu sehingga bisa menjadi lebih produktif dan mengurangi angka pengangguran serta meningkatkan perekonomian,” katanya, Kamis (23/8/2018).

Pihaknya juga akan menggelar lomba keterampilan kerja dan bursa kerja di UTC Convention Hall Semarang pada Sabtu (25/8) pukul 08.00-15.00. “Secara umum kegiatan tersebut untuk mengurangi angka pengangguran di Provinsi Jateng dengan melibatkan puluhan perusahaan yang bergerak di bidang garmen, elektronik, dan administrasi,” bebernya.

Dijelaskan, ada 30 perusahaan yang sudah konfirmasi akan berpartisipasi pada lomba keterampilan kerja dan bursa kerja mendatang. Tersedia ratusan lowongan pekerjaan dari perusahaan yang berpartisipasi dan seminar gratis dari Microsoft mengenai kesiapan kerja.

“Ada laptop untuk melamar pekerjaan secara `online`. Oleh karena itu para pelamar diimbau membawa CV (Curiculum Vitae) sebanyak-banyaknya, baik yang sudah dicetak maupun dalam bentuk `soft copy,” ujarnya.

Terkait dengan masih tingginya angka pengangguran di Provinsi Jateng, Toto menegaskan pihaknya bersama pemangku kepentingan yang terkait terus berupaya mengatasinya dengan memberikan pelatihan keterampilan kerja.

Lewat lomba keterampilan kerja dan bursa kerja mendatang, masyarakat bisa melihat hasil pelatihan yang diberikan pihaknya bersama pemerintah setempat. (*)

editor : ricky fitriyanto

Ajie MH.