BANDUNG (jatengtoday.com) – Dominasi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di Proliga 2026 kian tak terbantahkan. Tim asal Kota Pudak itu kembali meraih kemenangan meyakinkan usai menundukkan Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor 3-1 (25-21, 16-25, 25-17, 25-19) pada lanjutan seri ketiga putaran pertama di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (24/1/2026).
Hasil ini mengukuhkan Phonska Plus sebagai satu-satunya tim yang belum tersentuh kekalahan dari tujuh kontestan Proliga 2026, sekaligus mencatat empat kemenangan beruntun dan semakin nyaman di puncak klasemen sementara.
Sejak set pertama, laga berjalan panas. Jakarta Electric PLN yang mengandalkan duet bintang Neriman Ozsoy dan Celeste Plak tampil agresif. Namun, permainan disiplin Phonska Plus mampu meredam tekanan. Medi Yoku dan Oleksandra Bytsenko sukses menjaga stabilitas permainan hingga unggul 12-10.
Meski Neriman terus membombardir pertahanan, ketenangan Annie Mitchem dkk menjadi pembeda. Phonska Plus menjaga keunggulan di fase krusial dan menutup set pertama dengan skor 25-21.
Situasi berbalik drastis di set kedua. Celeste Plak tampil menggila lewat rangkaian servis mematikan yang membawa Electric PLN unggul jauh 8-1. Banyaknya kesalahan sendiri membuat Phonska Plus kesulitan keluar dari tekanan. Electric PLN pun tampil dominan dan mengunci set kedua 25-16, menyamakan kedudukan 1-1.
Tak ingin kehilangan momentum, Phonska Plus bangkit di set ketiga. Kombinasi solid Medi Yoku dan Shella Bernadetha di depan net membuat timnya unggul jauh 16-8. Upaya rotasi dan time-out dari pelatih Electric PLN, Chamman Dokmai, tak mampu menghentikan laju Phonska Plus yang mengamankan set ketiga 25-17.
Set keempat berlangsung ketat. Kejar-mengejar angka terjadi hingga skor 11-11. Electric PLN sempat mendekat setelah memasukkan Khalisa dan Ersandrina Devega, namun efektivitas serangan Phonska Plus di poin-poin kritis menjadi kunci. Ketajaman Annie Mitchem akhirnya memastikan kemenangan 25-19 sekaligus mengakhiri laga.
Dominasi Neriman Ozsoy
Dominasi Neriman Ozsoy kali ini belum mampu menghindarkan Electric PLN dari kekalahan. Outside hitter bernomor 13 itu menjadi top skor dengan catatan 32 poin, jauh di atas partnernya Celeste Plak yang mengemas 15 poin. Ersandrina Devega yang diharapkan jadi sumber poin hanya sanggup mengukir 3 poin.

Bukan kali ini saja Neriman Ozsoy ‘menggendong’ Electric PLN. Pada seri kedua di Medan, eks pemain Popsivo Polwan itu juga menciptakan lebih dari 30 poin saat timnya menang 3-2 atas Bandung bjb Tandamata dan Medan Falcons.
Usai pertandingan, Asisten Pelatih Jakarta Electric PLN Mobile, Alim Suseno, mengakui performa timnya belum sesuai rencana. “Banyak sekali kesalahan yang kami lakukan. Banyak celah yang dimanfaatkan lawan,” ujarnya.
Alim menegaskan evaluasi akan segera dilakukan. “Receive dan blok kami kurang bagus. Tapi saya tetap optimistis putaran kedua nanti bisa jauh lebih baik,” tambahnya.
Modal Penting Lawan bjb Tandamata
Sementara itu, Pelatih Phonska Plus, Alessandro Lodi, memuji mental bertanding anak asuhnya.
“Anak-anak bermain sangat baik, meski lawan punya pemain top seperti Neriman Ozsoy dan Celeste Plak,” katanya.
Annie Mitchem menjadi penyumbang poin terbanyak bagi Phonska Plus dengan torehan 22 poin, diikuti Oleksandra Bytsenko yang menambah 20 poin.
Kapten tim Phonska Plus, Medi Yoku berharap timnya mampu menjaga momentum saat meladeni tuan rumah bjb Tandamata. “Lawan tuan rumah pasti lebih berat, tapi kami akan berusaha tampil maksimal,” pungkasnya.
Kemenangan atas Electric PLN semakin mengokohkan posisi Phonska Plus di puncak klasemen. Saat ini Mediol Yoku dkk mengemas 12 poin dari empat pertandingan. Mereka juga baru kehilangan dua set. (*)
