in

Usai Mengamuk, Pria ini Menyerah Ditangkap Petugas

SEMARANG (jatengtoday.com) – Seorang pria tak diketahui identitasnya tiba-tiba mengamuk di Pasar Bulu Semarang tanpa alasan jelas. Para pedagang pasar tradisional menjadi sasaran.

Setelah dilaporkan, sejumlah petugas dari Satpol PP Kota Semarang segera mendatangi lokasi. Sempat melakukan perlawanan, pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan tersebut akhirnya diringkus petugas.

Pria itu tidak bisa berbuat banyak dan akhirnya menyerah untuk digelandang ke dalam mobil petugas.

“Kami menerima laporan dari warga. orang tersebut sering membuat onar dan mengamuk tanpa sebab. Para pembeli dan pedagang di pasar itu ketakutan,” kata Kasi Ops Trantibmas Satpol PP Kota Semarang, Sudibyo, Selasa, (16/10/2018).

Dikatakannya, pihaknya berusaha bergerak cepat setelah mendapat laporan dari masyarakat. “Sesampai lokasi, ternyata benar ada satu orang yang membikin onar. Kami langsung amankan,” katanya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, totalnya ada 12 orang ditangkap untuk dilakukan penertiban. Mereka dikategorikan pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT). Mereka diamankan dari tempat terpisah, di antaranya Kawasan Tugu Muda, Pasar Bulu, Lembaga Pemasyarakatan (LP) Wanita dan Kawasan RSUP Dr Kariadi Semarang.

“Mereka kami bawa ke Mako Satpol PP untuk dilakukan pendataan,” katanya.

Sudibyo mengakui, sejauh ini pihaknya banyak menerima aduan dan laporan masyarakat mengenai PGOT yang berkeliaran di Kota Semarang. Keberadaannya kerap meresahkan dan mengganggu ketertiban.

“Setelah diamankan dan dilakukan pendataan, mereka kami kirim ke Resos Among Jiwo di Kecamatan Ngaliyan Semarang, untuk mendapatkan pembinaan,” katanya.

Rukayati, salah satu pedagang Pasar Bulu Semarang, mengaku seringkali pedagang pasar dibuat resah akibat ulah gelandangan.

“Kami mengapresiasi upaya cepat yang dilakukan Satpol PP. Gelandangan seringkali membuat pedagang resah,” katanya. (*)

editor : ricky fitriyanto

Abdul Mughis