in

Tiga Pemuda Perkosa Santriwati di Magelang, Korban Dicekoki Miras dan Diancam Dibunuh

Tersangka memerkosa korban secara bergiliran selama beberapa hari.

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod menunjukkan dua dari tiga tersangka pemerkosaan santri di Magelang. (istimewa)

MAGELANG (jatengtoday.com) — Tindakan bejat dilakukan tiga pemuda di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Mereka memerkosa seorang santriwati secara bergiliran sambil mengancam untuk membunuh.

Ketiga tersangka pemerkosaan itu berinisial PA berusia 21 tahun, NI (25), dan NR seorang pelajar yang masih berusia 15 tahun. Adapun korbannya berusia 19 tahun.

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod mengatakan, peristiwa ini berawal saat korban diajak tersangka untuk menginap pada 2 Januari 2022.

Sesampainya di lokasi, yakni rumah tersangka NI di Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, korban dicekoki minuman keras hingga mabuk, lalu ia tidur di dalam kamar.

Pada 3 Januari pukul 12.00, NI masuk kamar yang ditempati korban, kemudian dia menyetubuhi korban sambil mengancam akan membunuh jika tidak mau menuruti.

Pada hari yang sama sekitar pukul 15.00, PA  juga melakukan perbuatan serupa sambil mengancam akan memukul korban. Kemudian pada pukul 19.30, giliran tersangka NR yang memerkosa sambil mengikat korban dengan tali rafia.

“Perbuatan tersebut terus dilakukan oleh para tersangka secara bergantian sampai tanggal 5 Januari 2022,” ungkap Kapolres melalui Humas Polda Jateng, Jumat (14/1/2022).

Menurut Kapolres, pengungkapan kasus ini berawal dari orang tua yang melapor bahwa anaknya pergi dari salah satu pondok pesantren di Magelang. Korban ditemukan di rumah salah satu tersangka pada 6 Januari 2022.

Polres Magelang menyita barang bukti antara lain pakaian milik para tersangka dan korban, satu buah tikar, seutas tali rafia, dan botol miras. Para tersangka dijerat Pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (*)

editor : tri wuryono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.