in

SMA Tri Ratna Aksi Bersih Lingkungan dengan PPSU Kelurahan Krukut

Menerapkan kurikulum Merdeka, punya Monthly Project bersama PPSU Krukut adakan aksi lingkungan.

aksi-bersih-lingkungan-sma-tri-warna-jakbar-angel-anggalia
Aksi bersih lingkungan SMA Tri Warna bersama guru dan PPSU Kelurahan Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (18/082023). (Foto: Angel Anggalia)

Pagi itu, Jumat 18 Agustus 2023, ada 42 siswa SMA Tri Ratna Jakarta Barat, bersama guru mereka, bergabung dengan PPSU (Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) Kelurahan Krukut untuk menggelar aksi bersih lingkungan.

Aksi bersih-bersih ini dilakukan dalam rangka melaksanakan Monthly Project. Seluruh siswa-siswi SMA Tri Ratna kelas XI terlibat langsung dalam kegiatan membersihkan lingkungan sekitar.

Aksi jaga kebersihan ini tidak hanya sekali. Sudah menjadi Monthly Project dan tertulis di Kurikulum Merdeka. Tujuan aksi ini, agar orang-orang terbiasa hidup bersih. Menurut para siswa, “Kita hanya bisa jaga lingkungan bersih itu bersama-sama. Bukan dengan peraturan keras. Lebih ampuh kalau dengan tindakan. Kalau lingkungan bersih, orang mau buang sampah akan malu.”

Lebih dari itu, para siswa ingin aksi ini menjadi pionir, karena mereka ingin menjadi acuan untuk sekolah lain, agar lebih “aware” terhadap masalah kebersihan.

Aksi bersama ini dilakukan dengan PPSU (Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) Krukut. Para siswa puas karena bisa melihat lingkungan sekolah mereka bersih dan terjaga.

Keterlibatan PPSU Krukut memberikan arahan tentang cara menyapu jalanan, memisahkan sampah organik dari anorganik, sampai pelestarian tanaman. Banyak pelajaran lain yang mereka dapatkan berkat ketelibatan ini.

Para pelajar dibagi menjadi beberapa kelompok, dan diikuti dengan beberapa guru serta anggota PPSU agar para siswa-siswi dapat diawasi dan melakukan tugas sesuai dengan arahan yang diberi.

Sebelum aksi bersih lingkungan, mereka sudah melakukan aksi jalan pagi dari sekolah menuju Kelurahan Krukut, kemudian melakukan apel pagi bersama beberapa pegawai kelurahan dan anggota PPSU Krukut.

Para murid dibagi menjadi 4 zona dan setiap kelompok ditempatkan di satu zona bersama dengan para anggota PPSU.

“Kami sangat senang ada sekolah yang menghargai pentingnya kebersihan. Tidak disangka, para pelajar mau berkotor-kotor untuk aksi positif ini. Kebersihan tidak bisa diajarkan selain dengan tindakan,” kata Dimas, salah seorang anggota PPSU Krukut.

Kebersihan lingkungan merupakan hal yang sangat penting karena dengan adanya lingkungan yang bersih, para warga sekitar juga dapat beraktivitas dengan nyaman. Walaupun begitu, banyak sekali individu yang masih menyepelekan kebersihan dan membuang sampah sembarangan.

“Tujuan Monthly Project kali ini, melatih karakter siswa. Kelihatannya sederhana, namun dari akshi bersih lingkungan, ada penanaman sikap displin, gotong-royong, dan empati terhadap kebersihan lingkungan. Ini yang perlu dipahami para siswa SMA Tri Ratna.” ujar Robertus Afrianus, M.Pd., Kepala Sekolah SMA Tri Ratna.

SMA Tri Ratna Jakarta punya slogan “Smart, Good, Mindfulness”, merupakan sekolah dengan Akreditasi A, berdiri sejak 40 tahun lalu, di Jakarta Barat. Sekolah Tri Ratna memiliki fasilitas lengkap, seperti: lab akuntansi, multimedia, sains, komputer, studio musik, lapangan indoor dan outdoor, studio multimedia dan musik. Sekolah Tri Ratna punya banyak keunikan, di antaranya,¬† berbasis sendiri memiliki keunikannya sendiri contohnya seperti para warga sekolah diberikan waktu tidur menjelang siang hari, dan diberi waktu tidur selama 25 menit. Sekolah ini berbasis Buddha, memiliki ruang cetiya itu untuk melakukan puja bakti dan ada berbagai jenis relik Buddha.¬†Sekolah Tri Ratna sangat memperhatikan kebutuhan dan kondisi siswa.

Antusiasme siswa SMA Tri Ratna terlihat dari kecepatan mereka membersihkan lingkungan, selain selingan tawa dan canda di tengah aksi. Para anggota PPSU membimbing para siswa-siswi dengan sangat baik, bahkan mengenalkan alat kebersihan, seperti sapu lidi, karung, watering pot, cangkul, dan tempat sampah.

Jessica Alena, salah seorang siswa SMA Tri Ratna, mengaku dapat keseruan tersendiri. “Langsung terjun ke lapangan untuk bersih-bersih, rasanya berbeda. Lebih ada penghargaan terhadap kebersihan, serta lebih sadar kalau bersih itu harus dijaga bersama.” Dalam ungkapan yang lebih jelas, Jessica berkata, “Membuang sampah sembarangan itu merugikan orang lain.”.

Para guru dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan aksi bersih-bersih siswa-siswi SMA Tri Ratna berharap dengan dibuatnya Monthly Project bertema kebersihan lingkungan ini, para murid dapat mengembangkan dan menerapkan sikap peduli, gotong royong, bertanggung jawab, dan terbiasa memelihara lingkungan sekitarnya. [edt:dm]

Angel Angelia. Siswi SMA Tri Ratna, Kelas 11 IPS, tinggal di Tambora, Jakarta Barat. Hobi menonton film, travelling, dan ingin menjadi antropolog kelas dunia.