in ,

Sempat Tertunda, Pemkot Semarang Pastikan GBL Ditutup 19 November

SEMARANG (jatengtoday.com) – Meski sempat tertunda, wacana penutupan Lokalisasi Gambilangu atau GBL kembali dilontarkan oleh Pemerintah Kota Semarang. Rencananya GBL akan ditutup pada 19 November 2019 besok.

Sebelumnya, Pemkot Semarang merencanakan untuk menutup GBL pada 15 Agustus lalu, bersamaan dengan penutupan Lokalisasi Sunan Kuning. Namun, karena berbagai alasan, akhirnya diurungkan.

Hari ini, Pemkot melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang melakukan sosialisasi penutupan GBL di Gedung Pertemuan RW VI, Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu.

Menurut Kepala Dinsos Kota Semarang Muthohar, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Apalagi secara administrasi pemerintahan, GBL tak hanya masuk wilayah Kota Semarang saja.

Lokalisasi GBL ini terletak di daerah perbatasan. Ada GBL bagian atas, yakni Rowosari yang masih masuk Kota Semarang, lalu GBL bagian Sumberejo yang masuk wilayah Kabupaten Kendal.

“Makanya kami harus koordinasi. Kalau kami sudah pastikan bahwa Kota Semarang siap menutup,” tegas Muthohar, Senin (11/11/2019).

Berdasarkan penghitungannya, terdapat 126 wanita pekerja seks (WPS) yang berada di GBL wilayah Kota Semarang. “Nanti semuanya akan dapat tali asih,” jelasnya.

Sebelumnya Ketua Lokalisasi GBL Kaningsih mengungkapkan, secara umum semua pihak menyepakati rencana penutupan ini.

Apalagi berdasarkan keterangan pihak Dinsos, rencana penutupan lokalisasi GBL ini sesuai dengan arahan dari Direktur Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI.

“Anak-anak siap semua, yang penting sudah dapat uang pesangon, mereka nanti akan pulang kampung,” tandas Kaningsih. (*)

editor : tri wuryono

Baihaqi Annizar