SEMARANG (jatengtoday.com) – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan Kota Semarang akan memberlakukan rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan Semarang Night Carnival 2026 yang digelar pada Sabtu (2/5/2026).
Pengalihan arus lalu lintas dijadwalkan mulai berlaku pukul 17.00 WIB. Rekayasa dilakukan di sejumlah ruas jalan utama yang menjadi jalur parade karnaval, mulai dari kawasan Balaikota Semarang di Jalan Pemuda menuju Jalan Pandanaran hingga kawasan Simpang Lima.
Sejumlah titik simpang di sepanjang jalur tersebut akan mengalami penutupan sementara dan penyesuaian arus kendaraan guna menjaga keamanan serta kelancaran pelaksanaan acara budaya tahunan tersebut.
Jalur Terdampak Rekayasa Lalu Lintas SNC 2026
Beberapa kawasan yang terdampak rekayasa lalu lintas antara lain koridor Jalan Imam Bonjol, Jalan Pandanaran, hingga kawasan Jalan Gajahmada dan sekitarnya. Pengaturan dilakukan secara situasional oleh petugas di lapangan untuk mengurai kepadatan kendaraan selama acara berlangsung.
Masyarakat yang akan melintas di pusat Kota Semarang diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan dan memanfaatkan jalur alternatif guna menghindari kepadatan di sekitar lokasi kegiatan.
Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, rekayasa lalu lintas tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Semarang dalam memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus mendukung suksesnya event berskala nasional tersebut.
“Rekayasa lalu lintas ini kami siapkan untuk memastikan kegiatan SNC 2026 berjalan lancar, aman, dan tetap tertib. Kami mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute perjalanan, memanfaatkan jalur alternatif, serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujar Agustina.
Pemkot Semarang Siapkan Kantong Parkir
Selain pengaturan lalu lintas, Pemkot Semarang juga telah menyiapkan sejumlah kantong parkir bagi masyarakat yang ingin menyaksikan Semarang Night Carnival 2026.
Beberapa lokasi parkir yang disediakan antara lain Gedung Parkir Balaikota, kawasan DP Mall, Museum Mandala Bhakti, hingga area sekitar Simpang Lima Semarang.
Pemerintah Kota Semarang bersama Dinas Perhubungan dan stakeholder terkait juga akan menyiagakan personel di sejumlah titik strategis untuk membantu pengaturan lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada pengguna jalan selama kegiatan berlangsung.
Agustina mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung kesuksesan SNC 2026 dengan tetap menjaga ketertiban berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan bersama.
“Dengan dukungan masyarakat, kami optimistis SNC 2026 dapat berlangsung meriah tanpa mengganggu mobilitas kota secara signifikan,” pungkasnya. (*)
