in

Razia Kamar Napi Lapas Semarang, Petugas Temukan HP hingga Pisau Rakitan

Hasil razia Lapas Semarang ditemukan dua unit telepon genggam, charger, gunting, kabel-kabel, dan pisau rakitan.

Petugas gabungan merazia napi Lapas Semarang. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang merazia kamar hunian napi atau warga binaan, Jumat (3/11/2023) malam. Petugas menggeledah 28 kamar secara acak pada blok A dan blok B di lapas tersebut.

Kepala Lapas Kelas I Semarang, Usman Madjid mengatakan, sasaran penggeledahan adalah barang larangan termasuk instalasi listrik yang berpotensi mengakibatkan kebakaran.

Sebelum melakukan razia isi kamar, warga binaan diminta keluar dan digeledah terlebih dahulu. Selanjutnya petugas menggeledah seluruh barang yang berada di dalam kamar.

Dari razia tersebut, petugas menemukan barang larangan berupa dua unit telepon genggam, charger, gunting, kabel-kabel, dan pisau rakitan.

Kalapas mengatakan, razia juga dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika (P4GN).

Pada saat penggeledahan, dokter Lapas dr. Adhi Yustiawan mengecek urine 14 orang warga binaan secara acak. Dokter Adhi juga memeriksa pupil mata warga binaan yang lain untuk memeriksa kesehatan mereka.

“Telah dilakukan pengecekan urine terhadap 14 warga binaan, dari hasil yang didapat, seluruhnya dinyatakan negatif,” ungkap dokter Adhi.

Kalapas mengucapkan terima kasih kepada jajaran Bhabinkamtibmas dan Babinsa Ngaliyan yang ikut membantu razia di Lapas Semarang.

Perlu diketahui, Lapas Semarang saat ini dihuni 1.685 warga binaan. Padahal kapasitas Lapas seharusnya berisi 663 penghuni. Artinya, kondisinya over kapasitas hampir tiga kali lipat dari jumlah ideal. (*)

editor : tri wuryono 

Baihaqi Annizar