in

Polisi Selidiki Kebakaran di Lantai 11 Hotel Tentrem Semarang

Petugas damkar dan aparat kepolisian berusaha memadamkan api yang berkobar di kamar lantai 11 Hotel Tentrem Semarang. (istimewa)

SEMARANG (jatengtoday.com) — Hotel Tentrem Semarang kembali mengalami insiden kebakaran, Sabtu (18/6/2022) sekitar pukul 19.00. Petugas pemadam kebakaran (damkar) diterjunkan untuk memadamkan api.

Menurut informasi, kebakaran terjadi di kamar nomor 1.109 yang berada di lantai 11 hotel tersebut. Kobaran api berhasil dipadamkan dalam waktu yang relatif singkat karena area yang terbakar tidak luas.

Pihak kepolisian pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara di hotel tersebut.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar membenarkan adanya insiden tersebut. Selain olah TKP, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan unit Bakar Labfor guna kepentingan investigasi.

Kata dia, kronologi kejadiannya pada pukul 19.00, petugas keamanan hotel mendapatkan informasi dari grup pesan singkat bahwa di kamar 1.109 terlihat asap.

Setelah memastikan kejadian tersebut, petugas hotel langsung bergerak mengevakuasi tamu hotel lainnya. Sekira pukul 20.00 api dapat dipadamkan.

“Kebakaran diduga akibat konsleting panel listrik di kamar 1109 lantai 11. Akibat kejadian tersebut, kerugian material panel listrik kamar 1109. Korban jiwa nihil,” ungkap Kapolrestabes dalam keterangan resminya, Minggu (19/6/2022).

Kebakaran Kedua

Insiden kebakaran di Hotel Tentrem ini bukan kali pertama. Dulu pada 28 Desember 2019, saat hotel yang masih proses pembangunan ini juga pernah terjadi kebakaran.

Saat itu si jago merah terlihat berkobar di lantai 5, 6, 7, dan 8 pada salah satu tower. Enam unit mobil damkar dan satu unit mobil tangga dikerahkan untuk memadamkan api. 

Sebagai informasi, Hotel Tentrem berlokasi di Jalan Gajah Mada nomor 123, Kelurahan Pekunden, Semarang Tengah. Selain hotel, bangunan megah dekat Simpang Lima ini juga memiliki fasilitas apartemen sekaligus mal.

Peresmian hotel, apartemen, dan mal Tentrem dilakukan pada 13 Agustus 2020, di tengah pandemi Covid-19. (*)

editor : tri wuryono